Ada 21 Bank yang Memberi Dukungan Proses Restrukturisasi Keuangan Waskita Karya

Ada 21 Bank yang Memberi Dukungan Proses Restrukturisasi Keuangan Waskita Karya

PT. Waskita Karya dikabarkan berhasil melakukan berhasil melakukan negosiasi dengan sekitar 21 bank dan berhasil mendapat dukungan penuh terhadapat proses restrukturisasi utang perseroan induk dengan fasilitas kredit sebesar Rp. 29,3 triliun atau setara dengan 100 persen dari total utang yang direstrukturisasi.
Bank-bank yang mendukung proses penuh restrukturisasi utang Waskita diantara:
1. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
2. Bank Negara Indonesia (BNI)
3. Bank Mandiri
4. Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN)
5. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BPD Jawa Barat dan Banten)
6. Bank Syariah Indonesia (BSI)
7. Bank Pembangunan Daerah DKI (DKI)
8. Bank Pan Indonesia (Panin Bank)
9. Bank Permata
10. Bank KEB Hana (KEB Hana Bank)
11. Bank CTBC Indonesia
12. Bank Maybank
13. Bank Shinhan
14. Bank SBI Indonesia
15. Bank Resona Perdania
16. Bank UOB
17. Bank of China
18. Bank QNB
19. Bank OCBC NISP
20. Bank CCB Indonesia
21. Bank BNP Paribas

Direktur Utama PT. Waskita Karya, Destiawan Soewardjono menyebutkan kesepakatan ini melengkapi proses penandatanganan perjanjian restrukturisasi perseroan induk yang telah dilaksanakan pada 25 Agustus 2021.

Pada kesempatan kali ini, Waskita telah mendapatkan dukungan dan kesepakatan melalui proses penandatangan Master Restructuring Agreement (MRA) dari tujuh perbankan.

Selanjutnya pada tanggal 15 September 2021, Waskita kembali mendapatkan dukungan dari 14 bank melalui penandatanganan perjanjian aksesi restrukturisasi perseroan induk.

“Jadi hingga saat ini ada sebanyak 21 bank yang telah mendukung penuh proses restrukturisasi perseroan induk yang memberikan perpanjangan masa kreditsampai lima tahun ke depan dengan tingkat suku bunga yang lebih kompetitif,” ujar Destiawan di Jakarta pada Minggu 19 September 2021.

Destiawan menjelaskan bahwa proses restrukturisasi merupakan bagian dari transformasi bisnis Waskita Karya yang tertulis dalam delapan stream penyehatan keuangan Waskita.

PT. Wijaya Karya Mengapresiasi Dukungan Para Perbankan

PT. Wijaya Karya Mengapresiasi Dukungan Para Perbankan

Destiawan juga menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan komitmen perseroan untuk menjamin going concern perseroan dan mengelola fondasi keuangan yang lebih kuat dan juga implementasi prinsip untuk tata kelola yang baik pada seluruh elemen perseroan. “Perusahaan sangat berterima kasih dan mengapresiasi penuh dukungan para perbankan di Indonesia yang telah memahami proses restrukturisasi ini yang akan memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan serta meningkatkan optimisme dan kepercayaan untuk seluruh pihak kepada perusahaan,” jelas Destiawan.

Baca juga: Citra Swarna Group Gandeng BTN Genjot Penjualan KPR EAZY

PT. Waskita Karya (Persero) juga menargetkan pertumbuhan kinerja positif dengan rata-rata pertumbuhan CAGR sampai dengan 25 persen pada tiga hingga lima tahun ke depan ini. Dampak positif untuk implementasi delapan stream penyehatan keuangan waskita juga mulai tercermin pada kinerja semester I tahun ini dengan mencatatkan laba bersih usahanya sebesar Rp. 33,5 miliar atau meningkat setara 102,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Program delapan stream penyehatan keuangan Waskita ini juga dijelaskan oleh Destiawan yang terdiri atas proses restrukturisasi perseroan induk dan juga anak usaha, penjaminan pemerintah, Penyertaan Modal Negara (PMN), right issue, penyelesaian konstruksi, divestasi aset jalan tol, implementasi GCG, dan manajemen risiko.

“Perseroan juga memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk melakukan percepatan pelaksanaan dalam strategi-strategi penyehatan keuangan di PT. Waskita Karya (Persero). Dengan merujuk pada implementasi stream penyehatan keuangan, semoga Wskita ke depannya dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia,” jelas Destiawan.