Ekonomi Indonesia

Perry Warjiyo Ungkap Efek Krisis Evergrande Bagi Indonesia

Ditengah pandemi yang sebelumnya sangat kacau, meningkatkan investor saham asing di tanah air. Pelaku investor mengambil peluang untuk membeli saham sebagai uapaya yang menghasilkan.

Salah satu bursa saham dunia terbesar adalah Evergrande yang ada di China. Saat ini Evergrande mengalami keterpurukan akibat keterlambatan dalam membayar dan masalah keuangan.

Diikuti dengan indeks Hang Seng Hong Kong yang juga ikut jatuh, kemudian Nikkei Jepang dikabarkan telah ambruk 2,17% dan menuju jurang kegagalan ancaman pasti gagal bayar default.

Efek Krisis Evergrande Bagi Indonesia

Bos BI Ungkap Efek Krisis Evergrande ke RI

Perry Warjiyo (Gubernur Bank Indonesia/BI) mengatakan masalah gagal bayar Evergrande menjadi salah satu yang dipantau oleh BI saat ini. Seluruh trading dunia tentunya mengalami ancaman serius, termasuk Indonesia.

Banyak investor yang khawatir dan menyimpan saham, pasar Global yang terus berjalan namun sangat tidak memungkinkan bagi mereka untuk melakukan trading. China sendiri terpaksa mencari pinjaman dan diperkirakan akan membutuhkan dana besar dan meningkatkan hutang bagi negara.

Perry Warjiyo Ungkap Efek Krisis Evergrande Bagi Indonesia

Ketua BI dan rekan kerja sepakat agar rapat mingguan terus berlangsung dalam memantau & evaluasi pergerakan perkembangan ekonomi pasar Global. Pengaruh Tiongkok ini memberikan ketidakpastian yang dimana dulu tinggi namun sekarang mereda.

Dalam jangka pendek ini terpengaruh dari apa yang terjadi di Tiongkok, yaitu khususnya gagal bayar korporasi Evergrande. Dampak yang mungkin besar dirasakan pasar trading Indonesia adalah faktor eksternal bagi investor yang membeli saham luar dan berpatokan dengan perkembangan pasar global.

Sementara di pasar SBN (Surat Berharga negara) dan nilai tukar dampaknya memang tidak banyak.

Baca Juga : Pengusaha Indonesia Mendaftar untuk Program Vaksinasi Perusahaan

Bahkan arus investasi portfolio terjadi net inflow. Itu juga sebagai salah satu faktor nilai kenapa tukar rupiah cenderung menguat, dan dengan keyakinan itu, ekonomi membaik, defisit transaksi berjalan rendah, jumlah cadangan devisa besar, dan perbaikan-perbaikan yang terus, ada kecenderungan nilai tukar menguat atau setidaknya bakal stabil.

Demikian informasi terbaru dan tranding dunia yang telah kami sampaikan bagi Anda dalam kesempatan kali ini. Simak selalu berita ekonomi dunia dan dunia yang sangat bermanfaat bagi kehidupan kita!

Pengusaha Indonesia Mendaftar untuk Program Vaksinasi Perusahaan

Ribuan pengusaha Indonesia mendaftar untuk program yang memungkinkan mereka membeli vaksin COVID-19 untuk diberikan kepada pekerja mereka. Upaya yang disetujui pemerintah untuk mempercepat distribusi vaksin, kekebalan terhadap virus corona, kembali ke operasi kerja normal, dan pemulihan ekonomi.

Terlepas dari tujuannya yang terpuji, upaya tersebut dijuluki Gotong Royong. Telah menimbulkan kekhawatiran tentang keadilan dan akses di negara dengan peluncuran vaksinasi yang lambat.

Rencana tersebut, yang diusulkan oleh para pemimpin perusahaan, mendapat persetujuan pemerintah pada Februari. Hingga pertengahan Maret, lebih dari 11.500 pengusaha telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam program ini melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia, KADIN. KADIN bertindak sebagai perantara antara perusahaan dan pemerintah.

Pengusaha Indonesia Mendaftar untuk Program Vaksinasi Perusahaan

Setelah berjalan, program korporasi diharapkan dapat mengirimkan vaksin melalui rumah sakit dan klinik swasta.

Pemerintah Indonesia, sementara itu, telah mengeluarkan setidaknya 7,88 juta dosis vaksin. Cukup untuk mencakup 1,5 persen dari populasi, dengan asumsi setiap orang membutuhkan dua dosis, Reuters melaporkan pada pertengahan Maret. Pemerintah dilaporkan bertujuan menambah kuota vaksinasi sekitar 180 juta orang tahun ini. Rata-rata memiliki lebih dari 5.300 kasus baru setiap hari selama tujuh hari dan telah mencatat 1,43 juta total kasus COVID-19 pada 16 Maret, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Orang Indonesia akan menerima vaksin tanpa biaya baik melalui pemerintah atau, setelah Gotong Royong dilaksanakan, melalui perusahaan swasta.

Seorang pejabat KADIN mengatakan dalam pernyataan 12 Maret bahwa vaksin yang akan digunakan dalam program pemberi kerja akan berasal dari perusahaan farmasi yang berbeda dari yang dikelola oleh pemerintah. Kementerian Kesehatan sedang menyiapkan instruksi program perusahaan, menurut pejabat itu, yang berharap mereka segera datang agar program bisa dimulai.

Lia Alizia, Managing Partner Firma Hukum Jakarta Makarim & Taira S., mengatakan program Gotong Royong diharapkan bisa berjalan pada April.

Pertimbangan Syarat Pengusaha Dalam Memberikan Vaksinasi Kepada Karyawan

Pertimbangan Syarat Pengusaha Dalam Memberikan Vaksinasi Kepada Karyawan

  1. Selain masalah ketidakadilan, pengusaha yang berpartisipasi perlu mempertimbangkan logistik dan potensi risiko hukum.
  2. Pengusaha dapat mengambil berbagai langkah untuk bersiap-siap memberikan inokulasi, antara lain:
  3. Menyiapkan kriteria dan prioritas penerima vaksin.
  4. Mengembangkan logistik dan jadwal pendistribusian vaksin.
  5. Mengatur pemantauan dan pelaporan setelah vaksinasi.
  6. Koordinasi pengawasan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan pusat.
  7. Majikan perlu memberi tahu karyawan tentang fakta ilmiah seputar vaksin dan memahami pengecualian agama, medis, dan kecacatan terkait persyaratan inokulasi.
  8. Perusahaan harus memahami potensi kewajiban hukum seputar partisipasi, menurut perusahaan Budidjaja, memperingatkan bahwa masalah tersebut mungkin menyentuh:
  9. Keamanan, kualitas dan khasiat vaksin.
  10. Segala penyakit atau cedera sebagai efek samping dan pertanggungan dari kebijakan kompensasi karyawan.
  11. Aturan perusahaan dan tindakan disipliner terhadap karyawan yang menolak vaksin.

Next Post :

Ekonomi Sri Lanka Hancur Lebur, Cadangan Devisa Habis

Industri Batik Menyerap Lebih Dari 200.000 Tenaga Kerja

Batik merupakan bahan pakaian yang memiliki motif khas identik dengan Indonesia. Batik sangat berkembang pesar dari suku Jawa, kualitas dan corak yang indah menjadikan batik salah satu seni yang sangat mahal dan diakui dunia.

Sandiaga Salahuddin Uno adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Mengatakan kalau industri Batik berperan cukup besar dalam pergerakan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Seperti tahun 2021 saja lebih dari 200.000 tenaga kerja mendapatkan pekerjaan.

Industri Batik Menyerap Lebih Dari 200.000 Tenaga Kerja

Penarikan jumlah karyawan sebanyak ini, sangat membantu angka pengurangan penganggura yg juga menjadi faktor penuruanan kualitas ekonomi di tanah air. Seperti yang telah banyak ditemui, batik juga sudah menjurus dari seni tradisional menjadi seni modern.

Industri Batik Indonesia Mampu Menerjang Krisis Ekonomi 2021, Menarik Lebih Dari 200.000 Pekerja

industri batik mempekerjakan lebih dari 200.000 pekerja

Terhitung lebih dari 5.849 motif batik di tanah air sudah terdaftar di kementerian pariwisata. Ragam warna, desain, dan cara menggambar kain dengan canting semburan, dalam festival batik akan terlihat ragam perbedaan keindahan yang disatukan dari Aceh hingga Papua.

Bukan mendorong keuntungan dalam bidang wisata dunia, tapi karena batik saat ini lebih trend dipakai dalam busana harian formal. Tentunya hal ini juga berdampak sangat baik bagi menggerakkan perekonomian masyarakat.

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Kukuh S. Achmad mengatakan sebagai industri kreatif dengan potensi pasar yang menjanjikan, diperlukan strategi untuk menghadapi tantangan era industri ekonomi kreatif ini agar produk batik Indonesia dapat bersaing di kancah global. pasar.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kualitas batik, menurut Kukuh, peran Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi semakin penting.

Next Post ↓

Sektor Perbankan Afghanistan Nyaris Tumbang

Sekarang ini himbauan diharapkan kepada pemerintah, agar berfokus mengembangkan seni batik Indonesia lebih luas. Bersamaan melalui penerapan SNI, sehingga peluang industri batik Indonesia bisa mengjangkau lebih luas negara lainnya.

Kukuh menjelaskan, BSN wajib menyediakan SNI dan skema pelaksanaan, pengembangan, dan fasilitasi sertifikasi.

“Selain berperan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, SNI juga menjadi pedoman untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia,” kata Kukuh.

BSN telah menetapkan 32 standar kualitas batik dan produk batik dalam rangka melestarikan kain tradisional.

“Dengan SNI, berarti batik tersebut telah memenuhi standar kualitas yang diakui secara nasional dan internasional,” ujarnya.

Indonesia – China Memulai Kemitraan dalam Kerangka Penyelesaian Mata Uang Lokal

Bank Indonesia (BI) dan People’s Bank of China (PBC) kembali untuk memulai kerja sama resmi dalam penyelesaian transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal antara kedua negara. Kerangka kerja sama tersebut meliputi penggunaan kuotasi nilai tukar langsung, serta pelonggaran regulasi tertentu dalam transaksi valas antara rupiah Indonesia dengan renminbi/yuan China.

2 kedutaan uang besar dari Indonesia-China melihat pergerakan dan pertumbuhan ekonomi yang berpengaruh pada negara masing-masing setiap tahunnya. Kesepakatan pembentukan kerangka terbaru dalam tujuan pencapaian Nota Kesepahaman telah ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur PBC Yi Gang pada 30 September 2020.

Indonesia - China Kemitraan Mata Uang Lokal

Kerjasama China – Indonesia Dalam Kerangka Penyelesaian Mata Uang Lokal

Bank Indonesia tidak hanya punya 1 mitra masalah keuangan, namun ada beberapa nama negara yang masuk dalam kerja sama LCS, seperti: Jepang, Malaysia dan Thailand. Gunernur Bank Indonesia menjelaskan hubungan baik dengan negara negara maju bisa menjadi paluang besar dalam mengembangkan harga mata uang lokal kita ke Internasional.

Untuk mendukung operasional framework LCS yang menggunakan mata uang rupiah dan yuan, BI dan PBC telah menunjuk beberapa bank di negaranya masing-masing sebagai Appointed Cross Currency Dealers (ACCD). Setiap bank rujukan diminta memahami pergerakan currency yang terus berlangsung dalam ekonomi Asia saat ini agar nilai rupiah semakin kuat.

Kerjasama China - Indonesia Dalam Mata Uang Lokal

Adapun Bank untuk menjadi dealers Indonesia telah ditunjuk adalah sebagai berikut: Bank Central Asia, Bank of China (Hong Kong), China Construction Bank Indonesia, Bank Danamon Indonesia, ICBC Indonesia, Bank Mandiri, Maybank Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI), OCBC NISP, Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank UOB Indonesia.

Tidak terlepas dari Bank Mandiri Cabang Shanghai sudah berperan aktif dan mencapai banyak prestasi kini ditunjuk sebagai ACCD resmi di China. Didukung Bank of China dan Maybank Shanghai susunan yang sudah direncanakan oleh 2 kedutaan keuangan Cihan – Indonesia tersebut. Menurut Perry, aturan mata uang tidak hanya berlaku untuk transaksi perdagangan antara Indonesia dan China. Penggunaannya dapat diperluas ke berbagai sektor, seperti penetrasi pasar keuangan dan investasi.

Laporan utama dari Invesco menunjukkan bahwa bank sentral global meningkatkan cadangan devisa dalam mata uang RMB sekaligus mengurangi pangsa aset berdenominasi dolar AS, karena tingkat utang AS meningkat pesat di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga ↓

Bank Indonesia Tetapkan 6 Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi

Yuan China telah menjadi penerima manfaat utama dari proses ini dan secara luas dilihat pada akhirnya akan mengambil tempat dalam portofolio bank sentral, yang akan lebih mencerminkan pentingnya China sebagai ekonomi dan sebagai mitra dagang, kata laporan Invesco yang diterbitkan pada hari Selasa.

Bank Indonesia Tetapkan 6 Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berharap rencanan ide untuk pengoptimalan pemulihan ekonomi ini bisa segera diterapkan kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Seperti yang kita ketahui, seluruh dunia sedang mengalami krisi ekonomi dan salah satunya adalah Indonesia.

Perry Warjiyo juga telah mengadakan kunjungan pertemuan sebanyak 2 kali, dalam wacana membahas berbagai langkah mengembalikan ekonomi Indonesia yang stabil. Ditengah pandemi konferensi pers virtual hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis, 19 Agustus dalam durasi 3 jam 52 menit.

Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi Bank Indonesia

Berita Ekonomi Selanjutnya 5 Pelajaran Evergrande Tentang Ekonomi Tiongkok

6 Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi OLeh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Berikut ini adalah point dari hasil pertemuan yang sudah dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo:

  1. Strategi pertama adalah melanjutkan kebijakan nilai tukar rupiah dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar sesuai dengan fundamental dan mekanisme pasar.
  2. Kedua, terus memperkuat strategi operasi moneter untuk menjaga efektivitas stance kebijakan moneter yang akomodatif.
  3. Strategi ketiga adalah mendorong intermediasi melalui penguatan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK).
  4. Strategi keempat adalah mempercepat penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS, termasuk QRIS antar negara, dan mendorong implementasi National Open API Payment Standard (SNAP) untuk perluasan integrasi ekonomi dan keuangan digital.
  5. Strategi kelima adalah menjaga kelancaran dan keandalan sistem pembayaran serta mendukung program pemerintah melalui kerjasama digitalisasi bansos dan program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah.
  6. Strategi keenam, lanjut Perry, adalah memfasilitasi promosi perdagangan dan investasi serta terus mensosialisasikan penggunaan Local Currency Settlement (LCS) dalam hubungan dengan instansi terkait.

6 Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi Bank Indonesia

Kondisi Indonesia saat ini sudah lebih longgar dari kasus Covid sebelumnya. Perry Warjiyo berharap agar pemerintah juga segera mendukung dan tidak ragu lagi untuk membuka sistem kerjasama perdagangan yang sangat besar dalam memberikan dampak pertumbuhan ekonomi.

“Pada Agustus dan September 2021, promosi investasi dan perdagangan akan dilakukan di Uni Emirat Arab, China, Australia, Swedia, Inggris, Singapura, dan Malaysia,” kata Gubernur Bank Indonesia. Dan berharap, setidaknya hingga akhir tahun desember ini, perdagangan bisa diperluas hingga ke 35 negara demi mencapai perhitungan pertumbuhan ekonomi yang ideal dan sejahtera.

Mengagumkan! Pemuda Ini Gaungkan Potensi Wisata Indonesia hingga ke New York Times Square

Mengagumkan! Pemuda Ini Gaungkan Potensi Wisata Indonesia hingga ke New York Times Square

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah menggaungkan potensi pariwisata Tanah Air hingga ke manca negara. Salah satu upayanya ialah dengan cara mempromosikan 5 tempat destinasi super prioritas di Indonesia.

Lima destinasi wisata super prioritas tersebut mencakup Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Hal ini yang mendorong seorang pengusaha muda asal Surabaya yang bernama Zainal Hudha Purnama, untuk bergerak membangkitkan dan mengenalkan pariwisata yang ada di Indonesia menuju ke kancah dunia internasional.

Yudha mengenalkan Desa Mandiri Budaya Sabdodadi Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta di New York Times Square Amerika Serikat (AS) melalui perusahaan yang ia rintis yang bernama PT Trust Global Karya.

Yudha mengungkapkan bahwa salah satu visi perusahaannya itu ialah ingin selalu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di Indonesia. Selai dari pada itu juga, sekotro ekonomi kreatif dan pariwisata merupakan salah satu pilar yang harus menjadi suatu prioritas.

“Dukungan kami tentunya harus dimulai dari dasar terlebih dahulu, yakni melalui masyarakat desa. Untuk kali ini yang Viral Blast Global sudah mengenalkan Desa Mandiri Budaya Sabdodadi kepada masyarakat di seluruh penjuru internasional melalui papan reklame digital yang sangat terpopuler dan terkemuka di dunia yakni di Times Square Kota New York, Amerika Serikat,” jelas Yudha pada Kamis, 30 September 2021.

Baca Juga: World Bank Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI tahun 2021 Jadi 3,7 Persen

Desa Mandiri Budaya Sabdodadi, Yogyakarta, Go International

Desa Mandiri Budaya Sabdodadi, Yogyakarta, Go International

Dirinya juga mengaku, hal itu dilakukan karna dari pihaknya ingin agar masyarakat dunia mengenal salah satu potensi yang bersala dari Indonesia misalnya dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu sendiri.

Desa Mandiri Budaya Sabdodadi, yang di dalamnya terdapat upaya untuk mengaktualisasikan, mengembangkan potensi, dan juga mengkonversikan kekayaan pada potensi budaya yang di miliki oleh Indonesia.

“Di muali dari kegiatan-kegiatan seperti kesenian, adat istiadat, kesenian, sastra, aksara, permainan tradisional, pengobatan tradisional, kerajinan, tata ruang, hingga warisan budaya di Nusantara,” lanjutnya.

Tepat pada tanggal 7 Desember 2020, Kelurahan Sabdodadi sudah ditetapkan sebagai salah satu Desa Mandiri Budaya Tahun 2020 yang diberikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelum ditetapkan sebagai Desa Mandiri Budaya, Desa Sabdodadi pada mulanya sudah memiliki label atau branding dengan kelas internasional.

Untuk Kawasan Wisata Manding yang juga menawarkan aneka ragam kerajinan berbahan baku kulit yang saat ini nama brandnya sudah meroket hingga ke seluruh dunia.

Adapaun untuk para Kelompok Sadar Wisata atau yang sering disingkat dengan Pokdarwis yang terletak di wilayah Manding itu sudah memberikan kontribusi yang tinggi terhadap perkembangan dan kemajuan di kawasan Manding itu sendiri. Mandiri telah menjadi kawasan wisata belanja yang terdapat di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, dan kawasan ini telah nyata membawa dampak perekonomian yang terus meningkat terhadap Desa Sabdodabi.

“Kami berharap bahwa dengan terus berkembangnya perusahaan, mampu untuk terus memberikan dampak positif bagi sektor lain yang pastinya akan baik untuk pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia. Kami juga akan terus berkomiten dalam terus untuk ikut andil bangkitnya ekonomi Tanah Air,” jelasnya.

World Bank Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI tahun 2021 Jadi 3,7 Persen

World Bank Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI tahun 2021 Jadi 3,7 Persen

World Bank atau Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Indonesia di sepanjang tahun 2021 ini hanya 3,7 persen. Proyeksi ini menurun jika dibandingkan dengan prediksi pada bulan April 2021 lalu yang sebesar 4,5 persen.

Dalam laporan yang berjudul “World Bank East Asia and Pacific Update October 2021“, penurunan proyeksi ini bisa terjadi dikarenakan penularan kasus Covid-19 dengan varian Delta sejak bulan Juni 2021 lalu.

Ekonom Bank Dunia Asia Timur dan Pasifik mengungkapkan, bahwa varian ini sangat memukul pemulihan ekonomi Indonesiapada tahun 2021.

“Saya ungkapkan bahwa varian Delta itu sangat memukul ekonomi di Indonesia pada tahun 2021 ini. Untungnya, Indonesia sudah lebih awal dalam melakukan vaksinasi dan berhasil dalam hal mempercepat tingkat vaksinasi di Tanah Air. Semoga saja di pertengahan tahun depan program vaksinasi bisa mencakup proporsi yang lebih besar,” pungkas Mattoo dalam Media Briefing pada Selasa 28 September 2021.

Mengacu dengan laporan yang sama, di seluruh negara di kawasan Asia Pasifik memang semuanya masih terus berjuang melawan varian Delta dan membalikkan resesi ekonomi. Keberuntungan pada kawasan ini seolah-olah berbalik setelah tahun 2020 banyak diantara negara di kawasan Asia Pasifik yang berhasil mengendalikan laju penyebaran Covid-19.

Matto berkata, penyakit ini yang akan menimbulkan kerusakan perekonomian lama dan mungkin ke depannya akan terus ada. Untuk jangka pendek, masa pandemi yang masih terus berlanjut akan memperpanjang kesulitan manusia dan pastinya juga ekonomi jika tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dan keadaan seperti hari ini.

Sementara itu, untuk jangka lainnya ialah pandemi Covid-19 ini mengurangi pertumbuhan dan sangat memperbesar kesenjangan, kecuali jika negara-negara tersebut bisa mengatasi dampak yang ditimbulkan darinya dan pandai dalam memanfaatkan peluang yang tercipta dari pandemi ini.

” Kebijakan yang diciptakan harus bisa membantu para pelaku ekonomi dalam beradaptasi pada hari ini dan membuat pilihan dalam mencegah terjadinya perlambatan dan juga disparitas ekonomi pada hari kemudian nanti,” ujar Matto.

Pemulihan yang belum merata itu pada kawasan di Asia Pasifik membuat Bank Dunia untuk menurunkan proyeksi ekonomi. Pada saat ekonomi China tumbuh sekitar 9,5 persen tahun ini seperti yang sudah diprediksikan, negara lain akan diprediksikan tumbuh lebih lambat sekitar 2,5 persen bukan lagi 4,4 persen.

Pemulihan ekonomi yang tidak merata itu bisa dilihat dari kondisi kerja industri di China, Indonesia, dan Vietnam yang telah mencapai tingkat pra-pandemi. Lain halnya seperti di Kamboja, Malaysia, dan Mongolia yang baru mencapai tingkat pra-pandemi nanti pada tahun 2022 yang akan datang.

Bahkan di Myanmar, Thailand, dan Filipina dan juga banyak negara lainnya, pertumbuhan ekonomi tetap akan berada di bawah tingkat pra-pandemi sampai pada tahun 2023 nantinya.

“Untuk penyerapan tenaga kerja pasti menurun, tingkat kemiskinan akan terus bertambah, dan kesenjangan sosial pasti meningkat. Rumah tangga yang taraf hidupnya di bawah rata-rata pasti memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk kehilangan sumber penghasilan dan terpaksa menjual aset yang berharga dan lebih produktif,” ujar Matto.

Khusus untuk Tanah Air, Bank Dunia memproyeksikan pada tahun 2022 mencapai 5,2 persen dan pada tahun 2023 hingga mencapai 5,1 persen.

Laju Penyebaran Covid-19 di Indonesia Sudah Dapat Terkendali

Laju Penyebaran Covid-19 di Indonesia Sudah Dapat Terkendali

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan bahwa PPKM yang diadakan dengan berlevel mampu menekan penurunan angkas kasus positif baru Covid-19 untuk di wilayah luar Pulau Jawa dan Bali.

Tercatat hingga saat ini, jumlah kasus yang aktif di luar Jawa dan Bali sejak awal penerapan PPKM dengan basis level terus menurun setiap harinya. Namun secara nasional, laju perkembangan kasus masih terus terkendali, meski kasus di luar pula Jawa dan Bali masih menyumbang angka yang besar yakni 62,84 persen dari total jumlah 42.769 kasus yang aktif.

“Laju penyebaran kasus aktif positif virus Covid-19 di Indonesia semakin terkendali, dimana rT seluruh provinsi telah berada di bawah 1,” jelas Airlangga dalam siaran pers media pada hari Selasa, 28 September 2021.

Rt atau effective reproduction number merupakan angka penambahan kasus yang terjadi di lapangan setelah mendapatkan berbagai macam intervensi.

Baca Juga: Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Beri Pembelaan Terkait Survei Nilai Ekonomi Indonesia

Adapun sejak tanggal 27 September 2021, jumlah kasus aktif menurun sekitar 93,09 persen menjadi 40.280 kasus dari puncak kasus aktif yang terjadi pada tanggal 24 Juli 2021 yang tercatat sebanyak 575.135 kasus.

Jika kita melihat angka dari Rt, laju penyebaran kasusnya ada di bawah satu, yakni hanya sekitar 0,62. Angka ini bahkan lebih baik jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia 0,97 dan juga negara Singapura 1,61.

“5 provinsi dengan nilai Rt tertinggi yaitu di Maluku 0,88; Jawa Tengah 0,82; Gorontalo 0,76; DKI Jakarta 0,82; dan juga Banten 0,78,” pungkas dia.

Khus untuk daerah Pulau Jawa dan Bali, tren kasus konfirmasi per 100 ribu penduduk per minggu mengalami penurunan di seluruh wilayah yang tersebar di 27 provinsi. Pada tanggal 26 September, hanya ada 1 provinsi yang masih berada pada level 3 yaitu Kalimantan Utara.

Kemudian 2 provinsi lain yang berada di level 2, yaitu wilayah Kalimantan Timur dan Bangka Belitung, sedangkan provinsi sebanyak 24 provinsi lainnya sudah berada di level 1.

Untuk di tingkat Kabupatan atau Kota, hasil asesmen, selalu menunjukkan perbaikan. Jumlah kabupaten atau kota dengan level 4 dan level 3 masih mengalami penurunan yang sangat tajam, dan jumlah kabupaten atau kota dengan level 2 dan level 1 terus mengalami peningkatan.

Saat ini terdapat sebanyak 76 kabupaten atau kota dengan level 3. Sedangkan kabupaten atau kota dengan level 2 sebanyak 275 kabupaten atau kota, dan 34 kabupaten atau kota terus mengalami perbaikan langsung menuju ke level 2 yakni Kutai Kartanegara dan Banjarmasin,” jelas dia.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Beri Pembelaan Terkait Survei Nilai Ekonomi Indonesia

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Beri Pembelaan Terkait Survei Nilai Ekonomi Indonesia

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia merespons terkait Survei Nilai Ekonomi Indonesia yang buruk. Hasil Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menemukan fakta bahwa kondisi perekonomian nasional. Kurang lebih sebanyak 44,1 persen responden menilai situasi dan kondisi ekonomi Indonesia berada dalam keadaan yang tidak menyenangkan.

Sementara itu, 36,7 persen menganggap bahwa ekonomi nasional menduduki posisi buruk dan 7,4 persen menilai bahwa kondisi ekonomi yang sangat buruk.

Oleh karena itu, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memberikan respons kepada hal itu. Dirinya pun mengaku setuju dan sepakat bahwa ada yang menyebut kondisi ekonomi di Tanah Air pada saat ini sedang tidak baik. Jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, justru kondisi dan situasi ekonomi di Indonesia jauh lebih baik.

“Sekitar 44,2 persen kinerja ekonomi tidak menyenangkan, kemungkinan besar itu yang bisa saya katakan ialah benar. Namun di sisi lain, kinerja ekonomi kita jika dibandingkan dengan negara lain yang ada di kawasan Asia Tenggara, kita menduduki urutan yang cukup lebih baik dari negara tetangga lainnya,” jelas Bahlil di Jakarta pada hari Minggu, 26 September 2021.

Bahlil pun menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi nasional sejak dimulai kuartal IV-2020 sudah mulai mengalami tren perbaikan dengan tumbuh rata-rata sekitar -2,219 persen (qtq). Kemudian pada kuartal I-2021 tumbuh menjadi 0,74 persen (qtq) dan di kuartal II-2021 tumbuh menjadi 3,31 persen (qtq) atau 7,07 persen (yoy).

Namun, tren positif perbaikan tersebut kemungkinan besar terhambat karena adanya hantaman besar gelombang kedua penyebaran virus Covid-19 varian Delta dalam jumlah yang lebih besar dengan jumlah masyarakat yang terinfeksi.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan tahun lalu, dia menilai bahwa penurunan ekonomi yang terjadi jauh lebih baik jika dibandingkan dengan saat pertama kali pandemi melanda di Tanah Air.

“Kita dihantam lagi dengan virus Covid-19 pada gelombang kedua. Itu dampaknya lebih dahsyat bila dibandingkan dengan gelombang pertama,” tutur dia.

“Akan tetapi, kita semua wajib bersyukur atas apa yang terjadi selama ini dan upaya kerja kerja pemerintah yang membuat berbagai macam strategi ini ya Alhamdullilah semuanya berjalan dan hasilnya bisa kita rasakan seperti saat ini. Dampaknya, Indonesia berhasil keluar dari zona merah,” lanjutnya.

Hasil Survei

Indikator Politik Indonesia

Indikator Politik Indonesia (IPI) mengungkapkan untuk hasil survei terbaru mengenai evaluasi publik terhadap pemulihan ekonomi yang ada di Indonesia. Hasil survei tersebut menunjukkan, bahwa masih banyak masyarakat yang menilai bahwa kondisi ekonomi nasional masih dianggap buruk.

Survei tersebut dilakukan oleh IPI per tanggal 17 hingga 21 September 2021. Sebanyak 1.200 responden sampel survei yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka yang dilaksanakan secara langsung yang dilakukan pada bulan Maret 2018 sampai dengan Juni 2021.

Dari sebanyak 1.200 responden, margin of error sekitar lebih kurang 3 persen dengan tingkat kepercayaan 96 persen. Sampel tersebut diambil dari seluruh provinsi di Indonesia dengan menggunakan telepon.

Baca Artikel Lain: Pada Tahun 2021, Ekonomi Indonesia Diprediksikan Tumbuh 4 Persen

Pada Tahun 2021, Ekonomi Indonesia Diprediksikan Tumbuh 4 Persen

Pada Tahun 2021, Ekonomi Indonesia Diprediksikan Tumbuh 4 Persen

Bahlil Dahalia selaku Menteri Investasi mengaku tidak percaya dan pesimis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional di tahun ini ditarget bisa tumbuh 5 persen. Walaupun sejak akhir tahun lalu, Indonesia sudah mengalami tren perbaikan ekonomi. Namun, pada gelombang kedua penyebaran Covid-19 pada pertengahan tahun yang masih menjadi masalah utamanya.

“Keyakinan kita, bahwa perekonomian nasional pada akhir tahun 2021 ini potensinya tetap bisa tumbuh hingga 5 persen dari judi slot online. Akan tetapi, saya harus fair untuk mengatakan yang sebenarnya bahwa ini terlalu berat dan sangat sulit,” jelas Bahlil dalam Rilis Temuan Survei Nasional Indikator Politik Indonesia, di Jakarta pada Minggu, 26 September 2021.

“Jika saya hitung pertumbuhan ekonomi di Indonesia menunjuk pada angka 4 persen sampai dengan 4,5 persen itu saya optimis, karena mulai menunjukkan kekompakan juga dengan tim ekonomi yang ada pada saat ini,” pungkas Bahlil.

Bahlil pun membeberkan bahwa selama ini strategi yang dibuat dan dijalankan oleh pemerintah pasti selalu berubah untuk menyesuaikan kondisi dan keadaan. Strategi yang sedang dijalankan bisa berubah hanya dalam hitungan hari bahkan hitungan minggu.

“Kita pakai konsep yang bernama tiba akal, tiba saat. Hampir negara di seluruh penjuru dunia ini tidak mempunyai satu pun buku yang bisa dijadikan referensi dalam menjalankan penanganan di masa pandemi virus Covid-19 ini,” ujar Bahlil.

Segenap para menteri yang menjabat pun sudah bekerja keras sampai kurang waktu untuk istirahat dalam rangka menangani pandemi ini.

“Maka dari itu, kita semua bisa melihat bawa para menteri mempunyai warna hitam yang berada di bawah matanya, karena rata-rata mereka kurang tidur. Mereka selalu berpikir minggu ini punya strategi A, dua minggu lagi ke depan apakah strategi itu masih bisa berlaku dan dipergunakan kembali atau akankah berubah,” kata Bahlil.

Sri Mulyani Pun Mengomentari Bahwa Pemulihan Ekonomi Global Berlanjut, tapi Terus Dibayangi Ketidakpastian

Pemulihan Ekonomi Global Berlanjut

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pun menyebutkan bahwa tren ekonomi global dalam hal penguatan dan domestik yang mulai bergerak di bulan Agustus 2021. Namun, hal tersebut masih terus dibayangi oleh ketidakpastian dan ancaman berbagai risko.

“Untuk momentum dalam hal pemulihan ekonomi global masih terus berlanjut hingga bulan Agustus tahun ini, walau terus dibayangi oleh ketidakpastian dan ancaman berbagai risiko,” ungkap Sri Mulayani dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Edisi September 2021, tanggal 23 September 2021.

Sri Mulyani juga mengungkapkan, PMI Manufaktur global pada bulan Agustus akan tumbuh solid di 54,1, terutama yang didukung ekspansi dari Eropa dan AS. Walau terus terjadi lonjakan permasalahan Covid-19, namun pada realitasnya program vaksinasi yang begitu tinggi menopang keyakinan dalam membuka kembali aktivitas khususnya di negara bagian Eropa dan AS.

Sementara itu, untuk harga komoditas sendiri masih terus berlanjut dalam masa tran naik, termasuk di kelompok komoditas unggulan yang ada di Indonesia seperti Batubara, CPO, dan Nikel.

Namun, penyebaran varian Delta yang ada di sekitar 185 negara di berbagai penjuru dunia dan juga kemunculan mutasi varian viruas lainnya di tengah-tengah program vaksinasi yang belum usai dan merata, risiko kenaikan cebt ceiling di AS yang mempengaruhi kepada kondisi pasar keuangan, dan kenaikan suku bunga di tengah peningkatan angka inflasi yang terjadi di sebagian negara-negara di dunia.

Serta rencana tapering yang ada di negara maju yang terus menerus mengemuka, termasuk di dalamnya isu risiko stabilitas pada sektor keuangan negara China yang diakibatkan dari isu gagal bayar Evergrande. Perlu diketahui, Evergrande merupakan perusahaan real estate terbesar di posisi kedua yang berada di China, masih menjadi risiko yang perlu diawasi.

Baca Lain: Ekonomi Afghanistan Menuju Kehancuran, JK: Jika Taliban Tak Berubah

Sri Mulyani Waspadai Gejolak Ekonomi Global Berlanjut ke 2022

Sri Mulyani Waspadai Gejolak Ekonomi Global Berlanjut ke 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani mewaspadai karena ketidakpastian ekonomi global yang berpeluang masih akan terus berlanjut pada tahun 2022.

Ia berbicara soal gejolak inflasi di tengah pemulihan ekonomi Indonesia yang diakibatkan oleh pandemi virus Covid-19. Menurutnya, gejolak ekonomi global dapat menekan perekonomian dalam negeri.

Sebenarnya ada beberapa hal yang harus diwaspadai, diantaranya yaitu hubungan perang dagang antar Amerika Serikat dengan China juga belum usai atau belum menunjukkan keharmonisan di depan publik.

Bukan hanya menjadi pantangan bagi negara Indonesia, Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa saat ini berbagai negara di seluruh dunia pun juga mengalami hal yang sama dalam menghadapi komplikasi untuk pemulihan ekonominya di negara masing-masing.

Dia juga mencontohkan seperti Korea Selatan (Korsel) dan juga Brazil yang angka inflasinya naik drastis. Selain itu juga ada Rusia, Meksiko, dan Turki yang dinilai angka inflasinya naik rata-rata menjadi di atas 6 sampai dengan 7 persen.

Untuk itu, Menkeu pun berjanji Bank Indonesia (BI) mampu mempertahankan inflasi yang saat ini terjadi di level 1,59 persen dan untuk tetap pada level 3,5 persen.

Baca artikel terkait: Virus Baru Covid-19 Terus Bermunculan, Pemulihan Ekonomi Terhambat

Hati-Hati! Sri Mulyani Ungkap Ekonomi RI Hadapi Masalah Baru

Hati-Hati! Sri Mulyani Ungkap Ekonomi RI Hadapi Masalah Baru

Kemenkeu mewaspadai gejolak ekonomi global yang bisa mempengaruhi laju pertumbuhan pemulihan ekonomi di Indonesia. Ia pun juga menyoroti pertumbuhan inflasi setiap negara di tengah masa pemulihan ekonomi setelah diterpa pandemi Covid-19.

Jika inflasi tinggi, maka banyak tekanan yang bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

“Sejauh ini berbagai negara di seluruh dunia sedang menghadapi banyak komplikasi ketika ekonominya baru mulai akan pulih namun di sisi lain laju inflasinya meroket tinggi hingga tak terbatas,” jelas Sri Mulyani dalam rapat APBN KiTa pada hari Kamis, 23 September 2021 kemarin.

Dirinya pun berharap, Indonesia akan tetap menjaga angka inflasi sehingga komplikasi-komplikasi terjadinya pemulihan ekonomi yang terancam oleh laju inflasi dapat terhindarkan.

“Kita semua mengaharapkan ekonomi di Tanah Air tercinta ini bisa mempunyai pemulihan yang jauh lebih solid dan kemudian menjadi kuat untuk memungkinkan seluruh lapisan masyarakat bisa mendapatkan kesempatan dalam hal kerja dan pemulihan dari kesejahteraan ekonomi keluarganya.

Dengan berbagai kondisi tersebut, Indonesia harus tetap mampu mewaspadai dan juga mencari solusi untuk memitigasi seluruh kemungkinan yang pasti akan terjadi untuk ke depannya nanti. Salah satunya dengan melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 yang kredibel.

“Hal-hal seperti inilah yang harus dan mampu untuk kita kelola. Untuk ketidakpastian dalam mengahadapi hari esok juga patuh kita semua waspadai namun bukan berarti kita tidak bisa dan tidak mampu mengelola segala hal ketidakpastian itu. Itulah yang saat ini kita akan keloa dan terus fokuskan dalam mengunakan RAPBN sebagai dasar instrumen dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di Tanah Air tercinta,” pungkasnya.

Virus Baru Covid-19 Terus Bermunculan, Pemulihan Ekonomi Terhambat

Virus Baru Covid-19 Terus Bermunculan, Pemulihan Ekonomi Terhambat

Dampak Pandemi Covid-19 dirasakan oleh berbagai negara di seluruh dunia. Terutama di negara-negara berkembang, pertumbuhan ekonomi jadi terhambat. Pemulihan ekonomi global yang diharapkan tahun ini tampaknya tidak semudah yang diperkirakan sebelumnya dan selalu menghadapi tantangan yang berat. Apalagi munculnya varian Delta Covid-19, banyak negara-negara terutama di negara berkembang yang mengalami kecemasan dalam menghadapi varian baru kasus Covid-19 tersebut.

Henry Ma, Senior Country Economist Asian Development Bank (ADB) mengatakan, bahwa beberapa negara berkembang di seluruh dunia mengalami penyesuaian target pemulihan ekonomi karena adanya varian baru virus Covid-19. Sebenarnya masih bisa pulih namun mungkin durasi pulihnya tidak secepat dugaan awal.

Kondisi tersebut yang menghambat pencapaian target pertumbuhan ekonomi di suatu negara di seluruh dunia yang sudah ditetapkan tahun ini. Beberapa dari lembaga dunia sudah mulai memangkas proyeksi ekonomi bila tidak penting, untuk menjaga-jaga suatu waktu negara-negara tersebut mengalami krisis dalam hal keuangan.

Misalnya lembaga ADB sendiri yang sudah merevisi turun proyeksi ekonomi di Asia tahun ini dari yang sebelumnya 7,30 persen menjadi 7,20 persen. Sementara itu, proyeksi pertumbuhan Asia tahun depan akan dinaikkan menjadi 4,4 persen dari perkiraan sebelumnya yang hanya 5,3 persen. Untuk China sendiri, ADB mempertahankan perkiraan pertumbuhan tahun ini yang dari 8,1 persen menjadi 5,5 persen di tahun depan. Namun, untuk proyeksi pertumbuhan India tahun ini diturunkan dari yang 11 persen menjadi 10 persen dan dari yang 7 persen menjadi 7,5 persen untuk tahun depan.

Untuk ASEAN sendiri, ADB pun merevisi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 sebagai berikut:

– Indonesia dari 4,5 persen menjadi 4,1 persen
– Malaysia dari 6 persen menjadi 5,5 persen
– Thailand dari 3 persen menjadi 2 persen
– Singapura dari 6 persen menjadi 6,3 persen
– Vietnam dari 6,7 persen menjadi 5,8 persen
– Filipina dipertahankan 4,5 persen

“Rata-rata semua proyeksi itu akan berkurang bahkan menurun, perekonomian di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan tapi pemulihan ekonomi akan tetap berlangsung tapi durasiny alebih lambat dari perkiraan sebelumnya,” jelas Henry dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 22 September 2021.

Berbagai negara berkembang di seluruh penjuru dunia masih dalam kondisi ketidakpastian karena penularan virus Covid-19 termasuk Indonesia. Segala sesuatu dan kemungkinannya harus tetap diwaspadai dan jangan lelah, artinya pemulihan kondisi kesehatan masih menjadi ancaman dan masih terus diutamakn ketimbang yang lainnya.

“Kita semua harus mengenal mengenai headwindbukan hanya di Indonesia saja melainkan di seluruh kawasan di Indonesia,” pungkasnya.

BI Prediksi Pemulihan Ekonomi di RI Tetap Berlanjut

BI Prediksi Pemulihan Ekonomi di RI Tetap Berlanjut

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa tren pemulihan ekonomi global di perkirakan masih terus berlanjut.

Baca juga: Ini Syaratnya, Jika Pendapatan Per Kapita RI Bisa Lampaui USD 10 Ribu

Kendati demikian, pihaknya tetap harus berhati-hati dan mewaspadai dampak yang ditimbulkan akibat kemunculan kasus varian baru virus Covid-19 dan juga gangguan dalam rantai pasokan yang terjadi beberapa negara di dunia.

“Misalnya seperti di Amerika Serikat (AS), Jepang, Tiongkok, perkembangan dalam pemulihan ekonomi para semester kedua di tahun 2021 cenderung bisa dikatakan lebih lambat dari dugaan sebelumnya,” ujarnya dalam Konferensi Pers Media di Jakarta secara online pada Selasa, 21 September 2021.

Sementara itu, laju pemulihan ekonomi cenderung relatif lebih tinggi pada kawasan di negara-negara Eropa dan juga Amerika Latin. Dengan begitu, diharapakan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi global dan laju pertumbuhan di negara-negara berkembang di seluiruh dunia.

Ini Syaratnya, Jika Pendapatan Per Kapita RI Bisa Lampaui USD 10 Ribu

Ini Syaratnya, Jika Pendapatan Per Kapita RI Bisa Lampaui USD 10 Ribu

Diprediksikan dalam 25 tahun ke depan, pendapatan per kapita Indonesia bisa melampaui 5 kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini bisa diwujudkan jika melihat dari kerja keras selama 25 tahun terakhir pasca reformasi tahun 1998 silam.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara pada saat Special Event InFest Inkubasi tahun 2021 yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Senin, 20 September 2021 mengatakan bahwa, GDP per kapita kita bisa melonjak 5 kali lipat dari sebelumnya jikalau kita semua bisa bekerja keras dan bekerja lebih dari apa yang dilakukan pada sekarang ini.

Pembangunan perekonomian di Indonesia di mulai sejak tahun 1970. Pada waktu itu, pendapatan per kapita nasional masih sangat kecil. Namun setelah 20 tahun berjalan lamanya, seiring dengan perkembangan waktu. Pendapatan per kapita Repuiblik Indonesia mulai mengalami kenaikan atau perubahan ke arah yang lebih baik.

Namun siapa sangka, Indonesia kembali lagi jatuh pada tahun 1998. Hal itu disebabkan oleh krisis yang dialami pada tahun itu. Sehingga pendapatan per kapita nasional saat itu di angka USD 500 per kapita.

“Tahun 2019 kita sampai melewati sampai USD 4.000 per kapita, tetapi gegara pandemi Covid-19 yang muncul di Indonesia sekitar bulan Maret 2020, turun ke angka 3.800-3.900 per kapita,” tuturnya.

Pondasi Baru Semangat Baru

Pondasi Baru Semangat Baru

Suahasil pun sudah mengkalkukasikan, pada periode tahun 2000 sampai dengan tahun 2020, pendapatan per kapita secara nominal dapat mencapai USD 700 menjadi USD 4.000 atau setara 4 hingga 5 kali. Maka dari itu, dia optimis jika cara kerja dan pembangunan yang dilaksanakandengan cara yang sama dan lebih ditingkatkan bisa menghantarkan Indonesia untuk mempunyai pendapatan per kapita bisa mencapai di atas USD 10.000 pada 25 tahun yang akan datang.

“Kita harus dimaksimalkan bekerja sama kerasnya dengan 20 tahun lalu menuju ke 25 tahun sekarang dan bahkan bisa lebih keras lagi, dan ini semua harus dipersiapkan dengan rencana yang matang,” jelas dia.

Kondisi krisis pandemi Covid-19 yang dialami saat ini bukan menjadi halangan atau alasan untuk tidak bisa bangkit. Namun sebaliknya harus ada yang dipersiapkan untuk jangkan panjang dengan tujuan 25 tahun mendatang dengan membentuk pondasi yang kuat agar mampu bertahan lebih dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan datang di masa depan.

Baca juga: Inilah ‘Timbunan’ Utang Keluarga Bakrie ke Negara, BLBI Sampai Lapindo

“Satu hal yang penting harus dilakukan saat menghadapi krisi ini refrom. Kita merencanakan itu supaya punya pondasi-pondasi yang kuat dan baru. Jadi untuk kegiatan ekonomi ini bisa bergerak dan bekerja dengan pondasi yang lebih baru,” lanjut dia.

Inilah ‘Timbunan’ Utang Keluarga Bakrie ke Negara, BLBI Sampai Lapindo

Inilah 'Timbunan' Utang Keluarga Bakrie ke Negara, BLBI Sampai Lapindo

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) minggu lalu telah memanggil para anggota keluarga Bakrie yang masuk ke dalam lingkaran untuk skandal likuiditas di era krisis moneter tahun 1998 tersebut. Hal tersebut langsung diumumkan melalui surat kabar resmi nasional pada hari Rabu, 15 September 2021.

Para anggota keluarga Bakrie yang masuk daftar panggilan ialah Indra Usmansyah Bakrie dan Nirwan Dermawan Bakrie. Kedua orang tersebut merupakan debitur dari Bank Putera Multikarsa, yakni bank penerima BLBI, bank milik pengusaha Marimutu Sinivasan) dengan total hutang mencapai 22,67 miliar.

Keduanya diminta menghadap ke Ketua Pokja Penagihan dan Litigasi Tim C untuk menyelesaikan segala sangkut paut dan seluruh kewajibannya kepada Repbulik Indonesia (RI).

“Mereka diwajibkan untuk menyelesaikan hak tagih negara dalam dana BLBI sekurang-kurangnya sebesar Rp. 22.677.129.206,- dalam hal penyelesaian kewajibannya sebagai debitur Bank Putera Multikarsa,” dikutip dari pengumuman resmi yang ditandatangani oleh Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban.

Kedua anggota Bakrie itu yang menjadi bagian dari 13 obligor dan debitur yang telah dipanggil untuk menghadirkan pertemuan pada Jumat, 17 September 2021 minggu lalu. Mereka itu diminta untuk menghadap Ketua Pokja Penagihan dan Litigasi Tim C, yang beralamatkan di Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4, Jakarta Pusat pada pukul 09.00 sampai dengan 11.00 WIB, untuk menyelesaikan segala kewajibannya kepada negara.

Tidak hanya kali ini saja, keluarga Bakrie dipanggil oleh pemerintah pusat terkait utang ke negara. Sebelumnyha keluarga Bakrie yang awalnya didirikan oleh Achmad Bakriesejak tahun 1940 ini juga masih memiliki utang ke negara terkait peristiwa Lumpu Lapindo panas Sidoarjo.

Peristiwa atau bencana itu hingga kini dikenal dengan sebutan Lumpur Lapindo atau Lumpur Sidoarjo, yang merupakan peristiwa lumpur panas berada di wilayah pengeboran Lapindo Brantas Inc.
Tepatnya di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, Indonesia sejak tanggal 26 Mei 2006, sudah terjadi sekitar 15 tahun yang lalu.

Terkait denga utang Lapindo, keluarga Bakrie hingga kini belum melakukan penggantian rugi yang disebabkan sehingga pemerintah masih terus mengejarnya sampai detik ini. Pemerintah pun berkali-kali menegaskan untuk melakukan penagihan yang tidak akan dihentikan sampai kapan pun hingga utang-utang seluruh perusahaan milik Aburizal Bakrie itu dibayar lunas.

Selain itu, hal ini juga ditegaskan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN Kemenkeu) Rional Silaban ketika melakukan perbincangan dengan media massa. Menurutnya, hingga saat ini pihak Lapindo dengan jajaran Pemerintahan terus melakukan komunikasi terkait utang tersebut.

“Jadi Lapindo sudha melakukan surat-meyurat dan saat ini kita juga sudah melakukan kembali dalam memberikan tanggapan kepada pihak Lapindo,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Adapun utang terkait Lumpur Lapindo yang melilit keluarga Bakrie ini berawal dari Maret 2007. Pada saat itu, pemerintah mmeberikan dana talangan untuk mengganti rugi bencana alam yang disebabkan oleh LumpuR Panas Sidoarjo tersebut melalui Surat Perjanjian (SP) Pemberian Pinjaman Dana Antisipasi untuk Melunasi Pembelian Tanah dan Bangunan Warga Korban Luapan Semburan Lumpur Sidoarjo dalam Peta Area Terdampak tanggal 22 Maret 2007.

Saat itu, perusahaan Bakrie memperoleh pinjaman sebesar Rp. 781,68 miliar. Namun utang yang akan ditarik Pemerintah yaitu dana talangan talangan sebesar Rp. 773,8 miliar. Menurut catatan pinjaman pemerintah, perjanjian pinjaman tersebut memiliki masa tenor 4 tahun dengan suku bunga 4,8 persen.

Sedangkan denda yang telah disepakati ialah 1 banding 1000 per hari dari nilai pinjaman. Waktu perjanjian itu disepakati, pihak Lapindo akan mencicil sebanyak 4 kali sehingga tak perlu memmbayar denda dan akan lunas pada tahun 2009 lalu.

Namun, kenyataannya tak seperti itu. Sejak uang negara cair melalui surat perjanjian PRJ-16/MK.01/2015 tentang Pemberian Pinjaman Dana Antisipasi untuk Melunasi Pembelian Tanah dan Bangunan Warga Korban Luapan Lumpur Sidoarjo dalam Peta Area Terdampak 22 Maret 2007, Lapindo hanya mampu membayar cicilan sebanyak satu kali.

Jika dilihat dari total utangnya, Lapindo baru mengembalikan utang pemerintah sebesar Rp. 5 miliar dari total utang sebesar Rp. 773,8 miliar.

Piutang Dana Negara dalam Kasus Lapindo Masih Mancet Hingga Sekarang

Piutang Dana Negara dalam Kasus Lapindo Masih Mancet Hingga Sekarang

Pihak Badan Pemerika Keuangan (BPK) mencatat Lapindo Brantas Inc dan PT. Minarak Lapindo Jaya harus mengembalikan uang negara itu sebesar Rp. 1,91 triliun. Pembayaran itu meliputi pokok dana utang, bunga dan juga denda yang harus dilunasi Lapindo atas pinjaman dana talangan akibat luapan Sidoarjo, Jawa Timur.

Dalam situs resmi Warta BPK per tanggal 23 desember 2020, menyebutkan bahwa BPK merekomendasikan agar pemerintah terus melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung)dalam menyelesaikan permasalahan piutang dana lumpur Lapindo yang masih macet.

Rekomendasi dari BPK tersebut ditulis dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan Pusat tahun 2019 per tanggal 15 Juni 2020.

Baca juga: Ada 21 Bank yang Memberi Dukungan Proses Restrukturisasi Keuangan Waskita Karya

Ada 21 Bank yang Memberi Dukungan Proses Restrukturisasi Keuangan Waskita Karya

Ada 21 Bank yang Memberi Dukungan Proses Restrukturisasi Keuangan Waskita Karya

PT. Waskita Karya dikabarkan berhasil melakukan berhasil melakukan negosiasi dengan sekitar 21 bank dan berhasil mendapat dukungan penuh terhadapat proses restrukturisasi utang perseroan induk dengan fasilitas kredit sebesar Rp. 29,3 triliun atau setara dengan 100 persen dari total utang yang direstrukturisasi.
Bank-bank yang mendukung proses penuh restrukturisasi utang Waskita diantara:
1. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
2. Bank Negara Indonesia (BNI)
3. Bank Mandiri
4. Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN)
5. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BPD Jawa Barat dan Banten)
6. Bank Syariah Indonesia (BSI)
7. Bank Pembangunan Daerah DKI (DKI)
8. Bank Pan Indonesia (Panin Bank)
9. Bank Permata
10. Bank KEB Hana (KEB Hana Bank)
11. Bank CTBC Indonesia
12. Bank Maybank
13. Bank Shinhan
14. Bank SBI Indonesia
15. Bank Resona Perdania
16. Bank UOB
17. Bank of China
18. Bank QNB
19. Bank OCBC NISP
20. Bank CCB Indonesia
21. Bank BNP Paribas

Direktur Utama PT. Waskita Karya, Destiawan Soewardjono menyebutkan kesepakatan ini melengkapi proses penandatanganan perjanjian restrukturisasi perseroan induk yang telah dilaksanakan pada 25 Agustus 2021.

Pada kesempatan kali ini, Waskita telah mendapatkan dukungan dan kesepakatan melalui proses penandatangan Master Restructuring Agreement (MRA) dari tujuh perbankan.

Selanjutnya pada tanggal 15 September 2021, Waskita kembali mendapatkan dukungan dari 14 bank melalui penandatanganan perjanjian aksesi restrukturisasi perseroan induk.

“Jadi hingga saat ini ada sebanyak 21 bank yang telah mendukung penuh proses restrukturisasi perseroan induk yang memberikan perpanjangan masa kreditsampai lima tahun ke depan dengan tingkat suku bunga yang lebih kompetitif,” ujar Destiawan di Jakarta pada Minggu 19 September 2021.

Destiawan menjelaskan bahwa proses restrukturisasi merupakan bagian dari transformasi bisnis Waskita Karya yang tertulis dalam delapan stream penyehatan keuangan Waskita.

PT. Wijaya Karya Mengapresiasi Dukungan Para Perbankan

PT. Wijaya Karya Mengapresiasi Dukungan Para Perbankan

Destiawan juga menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan komitmen perseroan untuk menjamin going concern perseroan dan mengelola fondasi keuangan yang lebih kuat dan juga implementasi prinsip untuk tata kelola yang baik pada seluruh elemen perseroan. “Perusahaan sangat berterima kasih dan mengapresiasi penuh dukungan para perbankan di Indonesia yang telah memahami proses restrukturisasi ini yang akan memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan serta meningkatkan optimisme dan kepercayaan untuk seluruh pihak kepada perusahaan,” jelas Destiawan.

Baca juga: Citra Swarna Group Gandeng BTN Genjot Penjualan KPR EAZY

PT. Waskita Karya (Persero) juga menargetkan pertumbuhan kinerja positif dengan rata-rata pertumbuhan CAGR sampai dengan 25 persen pada tiga hingga lima tahun ke depan ini. Dampak positif untuk implementasi delapan stream penyehatan keuangan waskita juga mulai tercermin pada kinerja semester I tahun ini dengan mencatatkan laba bersih usahanya sebesar Rp. 33,5 miliar atau meningkat setara 102,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Program delapan stream penyehatan keuangan Waskita ini juga dijelaskan oleh Destiawan yang terdiri atas proses restrukturisasi perseroan induk dan juga anak usaha, penjaminan pemerintah, Penyertaan Modal Negara (PMN), right issue, penyelesaian konstruksi, divestasi aset jalan tol, implementasi GCG, dan manajemen risiko.

“Perseroan juga memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk melakukan percepatan pelaksanaan dalam strategi-strategi penyehatan keuangan di PT. Waskita Karya (Persero). Dengan merujuk pada implementasi stream penyehatan keuangan, semoga Wskita ke depannya dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia,” jelas Destiawan.

Citra Swarna Group Gandeng BTN Genjot Penjualan KPR EAZY

Citra Swarna Group Gandeng dengan BTN Genjot Penjualan KPR EAZY

Dampak pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua ini tidak menyurutkan langkah pengembang properti untuk terus berkreatif dan berinovasi dalam pengembangan dan pemasaran produknya. Seperti yang dilakukan oleh Citra Swarna Group yang menggandeng PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau biasa disebut dengan Bank BTN untuk terus menggenjot pemasaran hunian ciptaannya, melalui Program “KPR EAZY”

Kerja sama itu ditandai dengan Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Bank BTN dengan Citra Swarna Group oleh irektur Utama (Dirut) Direktur Utama Citra Swarna Group Victor dan Senior Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar beserta staf dan jajarannya.

Viktor menyakini bahwa dengan Program KPR EAZY akan berdampak dan memberikan angin segar kepada para konsumennya dikarenakan banyaknya kemudahan yang ditawarkan untuk kepemilikan tempat tingal pada proyek-proyek ciptaan Citra Swarna Group, sama halnya seperti Citra Swarna Grande dan Kartika Residence.

Kemudahan yang ditawarkan antara lain, bebas biaya provisi dan biaya administrasi, suku bunga mulai dari 4,99 persen fixed selama dua tahun, dan biaya prosesnya yang murah.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan bisa membantu dan mendorong pertumbuhan dan minat pembelian tempat tinggal dengan KPR yang berbagai macam produk yang kompetitif dan juga inovatif. Perlu diketahui, Program KPR EAZY ini berlaku untuk semua produk rumah atau hunian yang dibesut oleh Citra Swarna Group” jelasnya.

Baca juga: Angka PHK Naik Tajam, Klaim JHT BPJamsostek Meroket Rp. 26 T

Bank BTN Optimistis Tren Positif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Bank BTN Optimistis Tren Positif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Suryanti menambahkan, Program KPR Eazy akan terus berlaku hingga periode bulan Oktober 2021 dan ada kemungkinan bisa diperpanjang jika minat beli konsumen yang tinggi. Sementara itu, untuk target penjualannya sendiri yang dapat dihasilkan dari dua proyek ini sebesar Rp. 45 miliar hingga Rp. 55 miliar dengan masa durasi selama satu bulan.

Maka dari itu, untuk mengejar pertumbuhan mencapai 8 persen, di fase kedua masa pandemi Covid-19 ini Bank BTN sedang gencar dan secara terus-menerus untuk menggenjot pemasaran kredit pengembangan properti sebagai bisnis intinya, yang salah satunya adalah berkolaborasi dengan para pengembang elite dan pilihan, seperti Citra Swarna Group.

“Angka posotif kasus Covid-19 makin hari makin melandai dan tren positif pengembangan perekonomian di Tanah Air saat ini membuat kami sangat yakin dan optimistis bahwa target penjualan dalam Program KPR EAZY ini dan pertumbuhan KPR secara korporasi sebesar 8 persen bisa dicapai.” ujarnya.

Produk hunian terlaris yang terletak di pusat wilayah Karawang seperti Citra Swarna Grande dan Kartika Residence, menghadirkan konsep rumah hunian dengan konsep yang berbeda dari produk properti lainnya yang ditawarkan. Seperti Kawasan Mandiri yang terintegrasi denganbeberapa fasilitas pendukung (one stop living) diantaranya tempat ibadah, pusat kuliner, pusat komersial, pusat olahraga, pasar bersih, waterpark, dan tempat wisata seperti danau.

Saat ini contohnya seperti properti Kartika Residence sedang memasarkan produk terbarunya, yaitu Cluster Kahuripan. Dengan mengusung tema konsep yang ikonik dan merupakan hunian terbesar pertama di wilayah Karawang. Kluster tersebut dihargai mulai dari Rp. 500 jutaan per unitnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen. “Dengan harga yang dibandrol segitu, artinya konsumen yang tertarik untuk membelinya dnegan sistem kredit bisa dicicil Rp. 2 jutaan per bulannya, dan konsumen sudah bisa mendapatkan rumah idaman yang modern dan yang tak kalah menariknya ialah fasilitas yang diterimanya yang super lengkap di pusat Karawang, “jelas Victor.

Perekonomian di Indonesia Terus Mengalami Pemulihan, Ini Buktinya

Perekonomian di Indonesia Terus Mengalami Pemulihan, Ini Buktinya

Selama periode bulan Agustus, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa nilai ekspor terus mencapai USD 21,42 miliar. Jika dibandingkan dengan bulan Juli 2020, naik 20,95 persen dan periode bulan Agustus naik hingga 64,10 persen.

Nilai ekspor yang dicatat BPS tersebut merupakan rekor tertingggi baru bagi ekspor Indonesia. Setelah sebelumnya pernah terjadi di bulan Agustus 2011 sebesar USD 18,60 miliar.

Menurut Airlangga Hartanto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan bahwa peningkatan kespor tersebut membuktikan bahwa Indonsia sudah kembali ke tahap pemulihan ekonomi pasca kesulitan ekonomi yang dihadapi akibat pandemi Covid-19.

“Pencapaian yang diraih melalui peningkatan ekspor ini menngindikasikan bahwa pemulihan perekonomian Indonesia Indonesia akan terus berlanjut seiring dnegan berjalannya pemulihan permintaan pasar global” ungkap Airlangga, di Jakarta pada Kamis 16 September 2021.

Peningkatan ekspor pada periode Agustus 2021 disebabkan oleh meningkatnya ekspor non migas yakni 21,75 persen yang semula dari USD 16,721 juta menjadi USD 20,456 juta. 94,50 persen dipegang peranannya oleh ekspor non migas terhadap total nilai ekspor periode bulan Januari hingga Agustus 2021.

Peningkatan terbesar pada ekspor non migas Agustus 2021 terjadi pada minyak hewan atau nabati dan lemak sebesar USD 1,544 juta. Jika dilihat dari sektornya, ekspor non migas hasil industri pengolahan periode bulan Januari hingga Agustus 2021 naik mencapai 34,12 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2020.

“Performa yang bernilai positif ini pada ekspor Indonesia tidak lepas dari peranan berbagai pihak diantaranya kontribusi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mampu bertahan ditengah hantaman akibat dari pandemi Virus Covid-19,” kata Airlanga.

Hal ini dibuktikan dengan kenaikan dua komoditas ekspor industri pengolahan yang berbasis pada sektor pelaku UKM dan UMKM. Ekspor kayu dan barang-barang yang terbuat dari kayumencapai hingga USD 2,55 miliar dan adalagi furtine mencapai USD 1,73 miliar. Selain itu, dua komoditas ini termasuk dalam 20 kontributor utama pada ekspor Indonesia di sepanjang periode 2020.

Sinergi Antar Kementerian dan Kelembagaan di RI

Sinergi Antar Kementerian dan Kelembagaan di RI

Airlangga juga menjelaskan bahwapemerintah akan terus berupaya dalam menjaga peningkatan dan performa ekspor Indonesia. Maka dari itu dibuthkan sinergi antar kementerian dan kelembagaan untuk meningkatkan daya saing para pelaku bisnis seperti UKM dan UMKM yang berorientasi ekspor melalui aistensi dan fasilitas fiskal, pengembangan pangsa pasar baik lokal maupun ekonomi, meningkatkan daya saing antar pihak, pembiayaan nilai ekspor, dan juga penyediaan ekspor serta sistem informasi UKM dan UMKM yang berorientasi ekspor.

Baca juga: Angka PHK Naik Tajam, Klaim JHT BPJamsostek Meroket Rp. 26 T

Angka PHK Naik Tajam, Klaim JHT BPJamsostek Meroket Rp. 26 T

Angka PHK Naik Tajam, Klaim JHT BPJamsostek Meroket Rp. 26 T

Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan atau sering disebut BPJamsostek mengatakan bahwa klaim manfaat untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) meningkat pesat selama pandemi Covid-19 hingga menyentuh angka Rp. 26 T. Anggoro Eko Cahyo selaku Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan menyatakan bahwa lonjakan klaim program JHT terjadi akibat dari banyaknya karyawan yang dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.

“Klaim prognosa melebihi anggaran yang sudah diestimasi yang semula besarnya klaim 2021. Hal ini disebabkan dari banyaknya angka pengangguran dan keluar dari pekerjaan tersebut, maka klai, program manfaat JHT meroket sangat tajam,” kata Anggoro saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI pada Rabu, 15 September 2021.

Dirinya memprediksi dengan terjadinya pembengkakan angka klaim JHT tersebut hingga sampai akhir tahun ini bisa mencapai Rp. 41 triliun.

Jumlah tersebut naik dari catatan sebelumnya di sepanjang tahun 2020 mencapai Rp. 37 triliun, kemudian di tahun 2019 mencapai Rp. 30 triliun dan 2 tahun sebelumnya yakni di tahun 2018 mencapai Rp. 28 triliun.

Menurutnya, pandemi virus Covid-19 juga berdampak bagi jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Walau demikian, jika dilihat dari pertumbuhan peserta sepanjang tahun 2021 bisa mencapai sebesar Rp. 11,4 juta peserta. Namun peserta yang tidak bekerja akibat PHK juga lebih besar dari angka pertumbuhannya.

Baca juga: Menteri PPN Menargetkan Tahun 2022 Jadi Tahun Penting untuk Pemulihan Ekonomi

BPJS Ketenagakerjaan Optimis Hadapi Pandemi Covid-19

BPJS Ketenagakerjaan Optimis Hadapi Pandemi Covid-19

Ia juga mencatat pada periode bulan Agustus 2021, jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan turun drastis menjadi 29,2 juta orang. Jika dibandingkan dari data pada tahun 2019 atau sebelum pandemi melanda Tanah Air, jumlah kepesertaanaktif BPJS Ketenagakerjaan bisa mencapai 35 juta orang.

“Sebenarnya ada pertumbuhan kepesertaan baru sebanyak 12 juta orang. Namun karena memang jumlah yang keluar sebagai peserta juga cukup tinggi akibat lonjakan kasus PHK dan berhentinya dari pekerjaan,” pungkasnya.

Kendati demikian, dirinya berharap dan optimis bahwa sepanjang akhir tahun 2021 ini, jumlah pertumbuhan kepesertaan bisa naik antara kisaran 20 sampai 30 juta orang.

Jika dilihat dari sisi iuran, ia mengatakan per bulan Agustus 2021 iuran kepesertaan terkumpul hingga mencapai Rp. 51 triliun. Sedangkan untuk target akhir tahun 2021 sendiri ialah sebesar 77 triliun.

“Kami pihak BPJS Ketenagakerjaan optimistis dan melihat iuran masih on track (sesuai target). Namun jika kita bandingkan di 3 tahun terakhir per bulan Desember 2018 total iuran mencapai Rp. 66 triliun, untuk bulan Desember 2019 sebesar Rp. 74 triliun dan untuk periode tahun lalu yakni per Desember 2020 turun sedikit sebesar Rp. 73 triliun,” lanjut Anggoro

Menteri PPN Menargetkan Tahun 2022 Jadi Tahun Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Menteri PPN Menargetkan Tahun 2022 Jadi Tahun Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan bahwa tahun 2022 merupakan tahun yang penting untuk pemulihan ekonomi nasional. Di dalam Rencana Kerja Kerja Pemerintah (RKP), Bappenas merencanakan untuk pelaksanaan dalam berbagai macam proyek besar yang diarahkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan untuk berfokus pada pembangunan lainnya.

Materi yang disampaikan Bappenas disebutkan bahwa dengan intervensi yang tepat dan cepat dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi dari tahun 2022 sampai dengan tahun 2045 yang diperkirakan mencapai hingga 6,3 persen.

Dengan kebijakan yang tepat dan tidak sekadar business as usual sangat penting dalam mengembalikan lintasan pertumbuhan ekonomi menuju negara dengan berpendapatan tinggi (high-income country) pada tahun 2045.

Menurut Suharso hal ini sangatlah penting karena ekonomi Indonesia telah lama tumbuh di bawah potensialnya sejak tahun 2014. Tidak hanya itu, sebelum pandemi Covid-19 melanda Tanah Air, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga selama ini stagnan di level 5. Akhirnya semakin melemahkan perekonomian sehingga tidak mampu naik ke level yang lebih tinggi dan terkontraksi -5,32 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada tahun 2020.

Baca artikel terkait: Ekonomi Indonesia Diyakini Bisa Tumbuh 7 %, Ini Syaratnya Kata Pendiri Indef

Syarat untuk menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi pada tahun 2045 ialah rata-rata dari pertumbuhan ekonomi Indonesia harus melampaui 5 persen. Meski demikian, ia optimis bahwa ekonomi Indoneia pada tahun 2022 mengalami peningkatan berdasarkan sejumlah proyeksi dari berbagai lembaga internasional.

Pemerintah Menargetkan Indonesia Menjadi Negara Maju Tahun 2045

Pemerintah Menargetkan Indonesia Menjadi Negara Maju Tahun 2022

Seperti yang dikatakan oleh International Monetary Fund (IMF) bahwa pihaknya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,9 persen pada tahun 2022. Adapun World Bank atau Bank Dunia juga memproyeksikan sebesar 5 persen, OECD memproyeksikan 5,1 persen, dan Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan 5 persen.

“Kalau kita lihat dari proyeksi antara World Bank, IMF, OECD, dan ADB, semuanya itu merasa ada optimisme untuk rebound di tahun 2022 mendatang. Dalam artian, pandmei ini bisa ditekan lajunya dengan vaccination gap di dunia itu mulai teratasi,” ujarnya.

Suharso juga menambahkan bahwa pemerintah perlu melakuakn terobosan kebijakan yang tepat sasaran agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai. Sehingga target pemerintah untuk bisa menjadi negara maju pada tahun 2045 dalam terlaksana dengan baik.

Sebenarnya pemerintah juga sudah menyiapkan berbagai program pembangunan untuk bisa mendorong tercapainya pertumbuhan ekonomi nasional. Meski demikian, program ini bisa dicapai dengan adanya kerja sama dalam lintas sektoral, di pemerintah daerah, dan juga melalui serangkaian proses politik yang ada di DPR.

“Untuk ke depannya, RKP 2022, pemerintah sudah merencanakan pelaksanaan dalam berbagai proyek utama dengan tujuan yang diarahkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan pembangunan lainnya,” pungkasnya.

Ekonomi Indonesia Diyakini Bisa Tumbuh 7 %, Ini Syaratnya Kata Pendiri Indef

Pendiri Indef Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 7 Persen, Ini Syaratnya

Didik J Rachbini Pendiri Institure for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan bahwa strategi menarik investasi bisa mendorong ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga 7 persen. Di sisi lain juga harus ada dorongan dari pemerintah untuk industri yang berdaya saing dan berorientasi ekspor.

“Pada saat ini kita bisa menerobos stagnasi di angka 5 persen, saya mengusulkan gunakan strategi industri, investasi, dan ekspor,” jelas Didik di Jakarta pada Rabu 8 September 2021.

Maka dari itu, pemerintah harus mendorong investasi ke sektor industri agar bernilai tambah. Dengan begitu, negara bisa mendapatkan sumber pendapatan dan mesin pertumbuhan untuk ekonomi yang lebih masif.

Lebih dari itu, hasil produksi dari industri harus bisa diekspor. Maka proses ekspor dalam produk ini juga harus dilakukan agar lebih efisien. “Pada saat ekspor, upaya efisiensi harus dilakukan oleh pabrik,” menurutnya.

Didik juga menilai kekuatan ekonomi di dalam suatu negara bisa diukur dari hasil produk yang dihasilkan. Sehingga ketika bersaing di pasar internasional bisa terlihat apakah nasibnya akan menjadi lebih baik. Kondisi yang seperti ini bisa didukung oleh strategi investasi yang berdaya saing dan berkualitas. Kemudian dari pada itu, sektor-sektor industri yang lebih dominan harus dikembangkan.

Strategi Ekspor Industri

Strategi Ekspor Industri

Strategi promosi ekspor ini akan menghapus berbagai permasalahan melalui penyesuaian struktural pada produksi yang efisien untuk bisa dan mampu berdaya saing di kancah pasar internasional. Maka dampaknya akan memperkuat posisi eksternal yaitu gejolak di perekonomian internasional dan devisa negara.

Selain itu, strategi ini juga akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan proses substitusi barang manufaktur. Meski demikian, selain di sektor ekonomi masih dapat dilakukan investor dalam sektor pariwisata dan sektor kuliner. Karena dengan investasi tersebut, bisa menghasilkan dolar untuk Indonesia.

Baca artikel terkait: Indonesia Berpotensi Jadi Negara Kelas Menengah Atas

Namun, dalam hal ini, investasi bukan merupakan satu-satunya yang harus menjadi strategi dan inti yang diusulkan. Sektor pariwisata juga bisa menjadi investasi namun harus fokus ke hal utama yakni ke dunia industri,” paparnya.

“Kalau kita bisa menekan angka covidnya, tanpa membuat guncangan di ekonomi, ini lah yang dinamakan keberhasilan. Dan target kita kurang lebih sekitar 7 persen harus bisa tercapai. Kalau itu bisa tercapai, Insya Allah kita pada kuartal berikutnya akan lebih memudahkan. Sehingga ekonomi bisa tumbuh dan terus berkembang untuk masa depan nanti” ungkapnya.

Indonesia Berpotensi Jadi Negara Kelas Menengah Atas

Indonesia Berpotensi Jadi Negara Kelas Menengah Atas

Negara-negara yang termasuk bagian dari Asia Timur sudah sukses masuk menjadi golongan negara maju. Itu semua disebabkan karena negera-negara tersebut merubah cara pandang dengan menguasai rantai pasok perdagangan global bukan lagi mengelola komoditas primer.

Ahmad Erani Yustika, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Brawijaya mengatakan bahwa negara-negara di Asia Timur mampu mengubah rantai pasok domestik hingga kapasitasnya menjadi rantai pasok global atau internasional.

“Mereka yang termasuk bagian dari negara-negara di kawasan Asia Timur mampu mengubah rantai pasok dari yang domestik menjadi ke global sehingga mampu menguasai pasok global”ujar Erani pada Rabu, 8 Septermber 2021.

Lain halnya dengan Indonesia, yang posisi daya tawarnya bukan dari sektor industri. Diperkirakan Indonesia di tahun 2030 sudah menjadi negara dengan pendapatan menengah keatas. Karena jika dilihat dari populasi pendukduknya yang 20 persen atau 50 sampai 60 juta orang sudah masuk dalam jajaran orang dengan kelas menengah tinggi.

“Ada sekitar 20 persen dari jumlah penduduk di Indonesia atau setara dengan 50-60 juta sudah termasuk orang-orang dengan kelas menengah atas. Karena daya belinya yang sangat tingg dna luar biasa bisa menggerakan ekonomi di dalam negeri,” katanya.

Untuk Menjadi Negara Maju, Ada Beberapa Isu yang Harus Dikelola

Untuk Menjadi Negara Maju, Ada Beberapa Isu yang Harus Dikelola

Pendapatan per kapita orang-orang dengan kelas menengah tinggi ini sama dengan pendapatan per kapita negara Malaysia. Hal ini yang bisa dijadikan modal untuk membawa indonesia untuk masuk ke dalam pasar global karena potensinya yang sangat besar dan bisa ditingkatkan lagi bila terus dijaga.

Maka dari itu, ada sekita tiga isu yang harus dikeloka oleh Indonesia dari sejak dini untuk menjaga pemerataan perutumbuhan ekonomi yang kian meningkat ini. Isu yang pertama yaitu isu-isu demokrasi yang berkaitan dengan pemerataan ekonomi dalam berbagai sektor.

Isu kedua yaitu tentang literasi digital. Saat ini dan di masa depan, teknologi sudah tidak bisa dipisahkan lagi dalam kehidupan kita. Sudah menjadi kebutuhan primer untuk semua manusia di seluruh dunia. Maka dari itu perbaikan dan pemerataan akses digital teknologi harus selalu dikelola dengan baik.

Isu yang ketiga yakni iklusivitas investasi. Dalam hal ini, pengggunaan teknologi dan informasi sudah tidak dapat lagi dipisahkan. Ini juga termasuk pemerataan investasi dan kelestarian alam lingkungan. Masyarakat Indonesia harus melek finansial dan  juga melek digital agar bisa hidup berdampingan teknologi yang canggih ini.

Baca juga artikel lain: Tok! Jokowi Resmi Revisi Penetapan Harga BBM, Ini Rinciannya

Tok! Jokowi Resmi Revisi Penetapan Harga BBM, Ini Rinciannya

Jokowi Ubah Aturan Penetapan Harga BBM

Presiden Joko Widodo Resmi mengubah aturan penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran Bahan Bakar Minyak (BBM). Perubahan aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 69 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Perpres No. 191 tahun 2014 tentang Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, Penyediaan, dan Pendistribusian, 

Perpres ini diresmikan pada tanggal 3 Agustus 2021 di Jakarta, dan berlaku sejak diundangkan pad tanggal 3 Agustus 2021. Terdapat beberapa pasal yang mengalami revisi, seperti pada pasal 9, pasal 20, dan pasal 20A mengalami perubahan; pasal 8A yang disisipkan sebanyak lima ayat; dan pasal 14, pasal 14A, pasal 16, pasal 16A yang mengalami perubahan.

Di dalam Perpres tersebut mengatur terkait penugasan, penyediaan, dan pendistribusian jenis BBM khusus penugasan dan BBM tertentu. BBM khusus penugasan seperti jenis bensin RON 88 atau Premium kepada para Badan Usaha. Sedangkan untuk BBM tertentu seperti jenis solar (gas oil) dan minyak tanah (kerosene).

Ketentuan Mengenai Harga Jual Tertulis Dalam Perpres yang Baru

Presiden Joko Widodo merevisi aturan penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran bahan bakar minyak (BBM)

Rinciannya adalah sebagai berikut:

Pasal 1 yakni Menteri diberikan wewenang untuk menetapkan harga jual eceran dengan jenis BBM Khusus Penugasan dan BBM Tertentu. Di pasal 2 dijelaskan bahwa harga jual eceran jenis BBM Khusus Penugasan dan BBM Tertentu harga nominalnya sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Lalu di pasal 3 menjelaskan bahwa jenis BBM Tertentu hanya untuk Minyak Tanah (Kerosene) akan diberikan subsidi untuk setiap liternya. Kemudian di pasal 4 menjelaskan bahwa jenis BBM Tertentu untuk setiap liternya dihitung dengan perincian terdiri dari harga dasar ditambah PPN dikurangi subsidi, dan ditambah Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Baca artikel lainnya: Kartu Prakerja Sudah Sampai Gelombang 20, Begini Cara Daftarnya

Untuk pasal 5, harga jual eceran jenis BBM Khusus Penugasan untuk setiap liternya dihitung dengan formula sama seperti jenis BBM Tertentu, yang membedakan adalah untuk jenis BBM ini ditambah biaya tambahan seperti biaya tambahan pendistribusian di wilayah penugasan. Di pasal 6, Menteri berwenang memberikan dan menetapkan PBBKB untuk perhitungan harga jual eceran jenis BBM Khusus Penugasan dan jenis BBM Tertentu berupa Minyak Solar (Gas OiI). Kemudian di pasal 7 sesuai dengan penjelasan seperti di pasal 1 yakni Menteri yang bertugas di bidang perekonomian. Di pasal 8, Menteri dapat menetapkan harga jual eceran berbeda dengan perhitungan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 dan ayat 5 dengan mempertimbangkan: kemampuan keuangan negara, kemampuan daya beli masyarakat dan ekonomi riil serta sosial masyarakat yang dipimpin oleh menteri di bidang perekonomian.

Kartu Prakerja Sudah Sampai Gelombang 20, Begini Cara Daftarnya

Kartu Prakerja Sudah Sampai Gelombang 20, Begini Cara Daftarnya

Mengutip laman resmi instagram Kartu Prakerja, pengumuman untuk pendaftaran kartu prakerja gelombang 20 sudah dibuka pada Kamis 9 September 2021.

Untuk para peserta yang dari awal gelombang hingga gelombang ke-19 masih gagal, kalian bisa mencoba mendaftarkan diri kembali. Untuk pendaftarannya masih sama seperti yang diketahui, peserta membuka dan mendaftarkannya di situs resmi prakerja.go.id.

Jika masih ada yang bingung cara mendaftarnya, berikut langkah-langkah yang bisa kalian ikuti untuk mendaftar menjadi peserta Kartu Prakerja gelombang 20.

Daftar Kartu Prakerja Gelombang ke-20

1. Buka situs web resmi kartu pakerja di www.prakerja.go.id
2. Setelah masuk, pilih menu “Daftar Sekarang”
3. Tulis nama lengkap, alamat email atau surel (surat elektronik), dan password.
4. Kemudian buka email kalian untuk mengonfirmasi akun yang akan di daftarkan tersebut
5. Setelah berhasil untuk konfirmasi akun prakerja, buka kembali website www.prakerja.go.id

Lengkapi Data Diri

1. Masukkan kembali email dan password yang sudah di daftarkan
2. Lengkapi data diri kalian yang lengkap, seperti nama lengkap, alamat lengkap rumah, dan lain sebaginya
3. Upload foto KTP kalian dengan jelas
4. Masukkan nomor handphone kalian dan kode OTP (One Time Password) yang dikirim melallui nomor handphone kalian

Wajib Mengikuti Tes Kemampuan Dasar dan Motivasi. Kemudian, pilih gelombang yang akan diikuti dan klik tombol ‘gabung sekarang’ Sebagian orang bisa mendaftar ke program berikut namun ada juga yang tidak bisa mendaftar dikarenakan tidak memenuhi kriteria dari program tersebut.

Syarat Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 20

Syarat Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 20

Menurut situs resmi prakerja.go.id, inilah syarat-syarat untuk bisa mendaftar kartu prakerja, antara lain:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia 18 tahun keatas
2. Tidak sedang mengikuti kegiatan pendidikan formal maupun non formal
3. Saat ini masih mengganggur dan sedang mencari pekerjaan, karyawan yang derdampak akibat kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang butuh keterampilan dan peningkatan kemampuan dan kompetensi kerja, seperto contohnya karyawan atau buruh pabrik yang diputuskan hubungan kerjanya, pekerja bukan penerima upah seperti pengusaha kecil, para usaha mikro dan kecil menengah
4. Bukan merupakan anggota dari pejabat negara, ASN, PNS, Polri, TNI, para pejabat pemerintahan di lingkungan daerah dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada badan BUMN ATAU BUMD
5. Dalam 1 keluarga atau Kartu Keluarga (KK) hanya diperbolehkan mendaftar Kartu Prakerja maksimal 2 NIK saja

Baca artikel lain: Investasi Emas Bisa Jadi ‘Sultan’? Syaratnya Cuma Ini

Demikian informasi terbaru tentang Kartu Prakerja gelombang 20 mulai dari jadwal, cara mendaftar, dan juga syarat-sayarat untuk mendaftarnya. Selamat berjuang.

Proyek Kereta Cepat, KAI Butuh Modal Gede Segini Kisarannya

KAI akan menjadi pemegang saham mayoritas di konsorsium proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) atau yang sering disebut dengan KAI akan menjadi ‘Bos’ untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung. PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk merupakan lead konsorsium sebelumnya yang akan digantikan oleh KAI.

Rencana tersebut dijabarkan oleh Mahendra Vijaya yang merupakan Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya. Menurutnya, KAI juga akan menambahkan modal di PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

PSBI merupakan induk konsorsium yang beranggotakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni Wijaya Karya, KAI, Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT. Perkebunan Nusantara VIII atau PTPN VIII.

60 persen saham di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dimiliki oleh konsorsium ini, yakni PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Sisanya dimiliki oleh Beijing Yawan HSR Co.Ltd.

Menurut data yang dihimpun, pemegang saham terbesar di PSBI ialah Wijaya Karya dengan total 38 persen. Kemudian 25 persen untuk masing-masing dimiliki oleh KAI dan PTPN VIII dan sisanya 12 persen dipegang oleh Jasa Marga.

“Menuru data informasi yang tercatat, KAI akan menambah setoran modalnya ke PSBI yang merupakan pemegang saham diantara yang lainnya.” ujar Mahendra kepada awak media.

Kalau pemegang saham mayoritas ialah KAI, maka kewajiban dan hak KAI di proyek tersebut juga besar. Kewajiban yang harus dilakukan yaitu menambah modal semakin besar dan keuntungan yang didapat akan semakin besar merupakan haknya.

“Jika ingin mengetahui lebih jelasnya, silakan konfirmasi ke humas Kementerian BUMN karena hal tersebut wewenang pemerintah bukan KAI” terangnya.

Namun yang pasti, KAI siap menjadi lead konsorsium jika diberikan kewenangan oleh pemerintah. Kemudian ia juga tidak mau lebih banyak berbicara soal rencana tersebut.

“Pada prinsipnya, KAI selalu siap mengikuti aturan yang menjadi kebijakan dari pemerintah” ujar Joni.

Baca juga: Investasi Emas Bisa Jadi ‘Sultan’? Syaratnya Cuma Ini

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi Membengkak

Toto Pranoto, peneliti BUMN Research Group Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI) menyebut bahwa perubahan komposisi saham mayoritas PSBI berkaitan dengan kinerja perusahaan yang makin memburuk pada tahun 2020 lalu.

“Hal yang menyebabkan kinerja Wijaya Karya memburuk dikarenakan mengalami kesulitan akibat efek pandemi covid19. Maka, leader konsorsium tidak bisa dipertahankan lagi” ujar Toto

Menurut catatan keuangan Wijaya Karya, perusahaan mengalami penurunan dalam hal laba bersih dari Rp. 2,28 triliun menjadi Rp. 185,76 miliar pada tahun 2020 kemarin.Pendapatan juga menurun dari Rp. 27,21 triliun menjadi Rp. 16,53 triliun.

Laba bersih perusahaan tersebut yang kian merosot pada awal semester 1 2021, turun 66 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp. 250,41 miliar dan hanya mengantongi Rp. 83,41 miliar per Juni 2021.

KAI menyebutkan bahwa kebutuhan investasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mengalami pembengkakan dari Rp. 86,67 triliun menjadi sekitar Rp. 114,24 triliun.

Investasi Emas Bisa Jadi ‘Sultan’? Syaratnya Cuma Ini

Investasi Emas Bisa Jadi 'Sultan'? Syaratnya Cuma Ini

Menjadi Sultan adalah mimpi bagi banyak orang di dunia. Siapa sih orang yang tidak mau kaya? Ternyata ini bisa diraih meski status klaian hanya sebagai karyawan mengingat gaji yang kalian terima itu hanya cukup untuk membiayai hidup tiap bulannya.

Siapa yang tahu nasib kalian sepuluh atau dua puluh tahun mendatang akan seperti apa. Bisa saja yang saat ini hobinya rebahan ternyata bisa menjadi sultan nantinya. Intinya usaha tidak akan mengkhianati hasilnya.

Sebenarnya bukan hanya kerja keras hingga larut malam yang membuat kalian kaya raya, namun dari cara kalian mengelola keuangan pribadi sendiri sejak dini sehingga ke depannya nanti bisa menikmati hasil jerih payah sambil bersantai.

Ini berarti kalian harus melek secara finansial bagaimana cara menata keuangan sendiri, pengeluaran dan pemasukan harus betul-betul diatur dan hindari hutang yang sifatnya foya-foya. Mampu mengalokasikan penghasilan kalian untuk masa depan dan jangan tergiur belanja karena promo heboh.

Untuk saat ini, yang terpenting belanja sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan semata. Karena akan jadi sia-sia belaka jika sudah tak terpakai nantinya.

Nah bagi kalian yang mempunyai penghasilan pas-pasan saat ini, disarankan untuk berinvestasi di emas. Dikarenakan akan memberikan keamanan finansial serta emas terbukti dapat tahan terhadap inflasi.

Investasi Emas Terbukti Menjadikan Kalian ‘Sultan’, Berikut Caranya

Investasi Emas Terbukti Menjadikan Kalian 'Sultan', Berikut Caranya

Untuk kalian yang makin penasaran bagaimana cara meraup cuan yang sangat tinggi, berikut beberapa cara investasi emas untuk pemula.

1. Harus komitmen demi masa depan

Jika kalian ingin merasakan hasil dari investasi emas ini, kesabaran dan ketaatan yang tinggi serta komitmen yang kuat merupakan kunci utama yang harus kalian punya. Kalian harus mengerti bahwa investasi itu adalah menabung untuk hari depan baik yang sifatnya jangka panjang maupun jangka pendek, tervasuk investasi emas. Untuk kalian yang ingin merasakan hasilnya berinvestasi di emas sekurang-kurangnya investasi selama 5-10 tahun untuk jangka panjang. Maka dari itu, kalian harus fokus dan komitmen demi masa depan yang ingin dicapai.

2. Memastikan tujuan dalam berinvestasi emas

Banyak orang tidak punya tujuan atau goals dalam berinvestasi. Maka, pastikan terlebih dahulu tujuan kalian dalam berinvestasi emas ini. Cara investasi emas yang baik dan benar iaalah dengan mengetahui tujuan akhirnya dan bisa dijadikan target seperti biaya hari tua nanti, biaya pernikahan dan pendidikan, atau pun yang lainnya.

3. Selalu memantau perkembangan harga emas secara berkala

Investasi dimanapun selalu mengalami pasang surut harganya, maka dari itu jika kalian sedang berinvestasi emas cara terbaik yakni selalu update perkembangan harga emas secara berkala atau up to date. Untuk memantau harga emas sekarang tidaklah sulit, sekarang banyak aplikasi untuk investasi emas. Namun perlu diperhatikan, jangan sembarang pilih aplikasi untuk investasi emas, carilah yang sudah diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BAPPEBTI.

4. Beli emas di tempat yang terpercaya

Ini sangat penting untuk kalian semua, jangan sampai kalian salah beli alias terkena investasi bodong. Cari tempat yang resmi yang menyertakan surat-surat atau sertifikatmya. Rekomendasi tempat terpercaya dalam berinvestasi emas adalah di PT. Pegadaian dan PT. ANTAM yang merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca juga: Prediksi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat Lagi?

Itulah beberapa cara investasi emas untuk pemula. Hingga saat ini emas masih menjadi investasi favorit di sebagian masyakarat Indonesia. Penting untuk diperhatikan, jangan sampai tergiur untuk membeli emas di tempat yang kurang kredibel yang memberikan hasil sangat tinggi. Pelajari dahulu tempatnya kemudian pantau terus perkembangan harga emas secara berkala.

Prediksi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat Lagi?

Prediksi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat Lagi?

Hari ini, Selasa, (7/9/2021) diprediksikan dalam pasar nilai tukar rupiah terharap dolar Amerika Serikat (AS) akan mengalami penguatan. Hal ini terlihat dari pasar Non-Deliverable Market (NDF) yang sudah menunjukkan tanda-tanda.

Pasar NDF merupakan salah satu instruksi yang memperdagangkan mata uang tertentu dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu juga. Pasar NDF hanya tersedia di negara-negara yang menjadi pusat keuangan perdagangan internasional.

Negara-negara itu diantaranya New York, Singapura, Hong Kong dan juga London. Untuk di Indonesia sendiri belum ada pasar NDF sebelumnya.

Seringkali pasar NDF ini mempengaruhi psikologis dalam pembentukan harga di pasar spot. Padahal sebelumnya, pasar NDF ini dulunya hanya dimainkan oleh investor-investor asing. Namun seringkali kurang memahami kondisi fundamental dalam perekonomian di Indonesia.

Maka dari itu, Bank Indonesia (BI) membentuk pasar Domestic Non Deliverable Forward (DNDF). Pasar DNDF ini sendiri merupakan transaksi derivatif standar (plan vanilla) berupa transaksi forward yang dilakukan dengan mekanisme fixing dan juga mta uang dalam penyelesaiannya dalam Rupiah.

Respons Negatif Pasar yang Membuat Rupiah Menguat

Respons Negatif Pasar yang Membuat Rupiah Menguat

Josua Pardede selaku VP Economist Permata Bank mengatakan, prediksi penguatan rupiah hari ini dikarenakan respon negatif pasar terhadap data Non-Farm Payroll (NFP) pada periode Agustus kisaran 235 ribu, yang pada bulan sebelumnya lebih rendah sebesar 1,05 juta.

Perdagangan pada hari ini, Selasa (7/9/2021) menurutnya, masih cukup terbuka sehingga peluang terhadap penguatan rupiah masih ada. Sentimen pendukungnya ialah Sukuk Negara yang dilaksanakan dengan terget sebesar 10 triliun. Pemerintah RI mempunyai peraturan tersendiri dalam menaikkan Suku Negara tersebut dan perhitungan yang matang untuk pembiayaan resesi dalam jangka menengah hingga ke atas.

Baca juga: Citibank Mau Keluar dari Indonesia, Bangkrut?

Hingga saat ini jika memantau harga perdagangan Asia, para pelaku pasar yang mencermati rilisnya data ekonomi China seperti neraca pada perdagangan bulan Agustus lalu. Diperkirakan, kinerja ekspor China cenderung lebih lambat dari bulan-bulan sebelumnya yang mengalami peningkatan.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan diprediksikan menguat hari ini hingga sampai batas Rp. 14.400. Jika dilihat dari hari-hari sebelumnya nilai tukar rupiah selalu menguat, maka hari ini pun dipastikan prediksi tidak akan melesat. Karena melihat kondisi perdagangan Asia dan data yang ada, bisa menjadikan peluang untuk rupiah bisa lebih naik lagi hingga di atas yang di prediksikan.

“Sejauh ini yang di lihat, Rupiah diprediksikan akan berada direntang antara Rp14.300 – Rp14.400.” lanjutnya.

Citibank Mau Keluar dari Indonesia, Bangkrut?

Citibank Mau Keluar dari Indonesia, Bangkrut?

Dikabarkan bahwa bisnis Citigroup Sekuritas melalui PT. Citigroup Sekuritas Indonesia mau keluar dari Tanah Air. Apakah penyebab dan dampaknya bagi Indonesia?

Dalam waktu 2 tahun terakhir, beberapa perusahaan asing sudah meninggalkan Indonesia seperti Deutsche Sekuritas, Nomura Sekuritas dan Merril Lynch.

Menurut Puni A. Anjung sari yang merupakan Country Head of Corporate Affairs Citibank Indonesia mengatakan, bahwa pihaknya belum bisa menjelaskan komentar apapun terkait kabar tersebut yang sudah beredar di market.

Meski demikian, dia pun enggak berkomentar apapun soal nasib bisnis sekuritasnya. Akan tetapi, dia meyakinkan bahwa Citibank Indonesia tetap beroperasi normal seperti biasa.

“Sejauh ini Citi masih memberikan layanan yang memuaskan bagi para nasabahnya seperti biasanya dan kami belum bisa berkomentar apapun terkait isu yang beredar di pasar.” ujar Puni kepada para media di Indonesia.

Jauh sebelum ini, yang perlu diketahui oleh masyarakat Indonesia, sebenarnya Citi sudah keluar dari bisnis konsumer di 13 negara selain Indonesia. Tapi, bisnis sekuritas dan obligasi serta bisnis pendapatan tetap akan terus dipertahankan di Indonesia.

Baca juga: Wah Keren! Negara Ini Akan Bisa Bertransaksi Menggunakan QRIS

John Tambunan selaku Direktur Citigroup Sekuritas Indonesia mengatakan bahwa yang akan meninggalkan Indonesia adalah hanya bisnis Retail Consumer sedangkan perbankan masih terus beroperasi hingga saat ini.

“Business Retail Consumer akan ditutup di Indonesia, akan tetapi Business Corporate Banking masih terus terus berjalan seperti biasanya.” pungkas John Tambunan.

Kedepannya, Citigroup Indonesia akan terus melayani dan beroperasi di Indonesia dalam unit Institutional Clients Group (ICG) diantaranya: MSS (Market and Securities Service / Custodian), dan TTS (Treasury and Trade Solutions).

Selain dari pada yang sudah disebutkan diatas, untuk layanan Banking Capital Market Advisory (BCMA) teruntuk nasabah-nasabah institusional diantaranya perusahaan lokal, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga pemerintahan, keuangan, dan perusahan multinasional.

PT. Citigroup Sekuritas Indonesia juga masih memberikan pelayanan di pasar modal dan Citi Commercial Bank (CCB).

Citigroup Sekuritas Hengkang dari Bisnis Retail Banking

Citigroup Sekuritas Hengkang dari Bisnis Retail Banking

Jane Fraser selaku CEO Citi membuat keputusan yang memfokuskan bisnis Global Consumer Bank di Asia dan EMEA (Europe, the Middle East and Africa) yang menjadi pusat keuangan dunia seperti Singapura, London, Hong Kong, dan UEA (Uni Emirat Arab).

Maka dari itu, Citi akan keluar dari bisnis retail banking di sejumlah 13 negara yaitu Indonesia, Australia, Malaysia, Korea, Filipina, India, Thailand, Vietnam, Taiwan, Cina, Bahrain, Polandia, dan Rusia.

Ini merupakan strategi dari bagian perkembangan bisnis perusahaan dan merupakan langkah keberlanjutan bisnis untuk kedepannya menurut Jane, yang menjabat posisi CEO pada bulan lalu.

Wah Keren! Negara Ini Akan Bisa Bertransaksi Menggunakan QRIS

QRIS Bank Indonesia

Perry Warjiyo yang menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa QRIS akan bekerja sama antarnegara di seluruh penjuru dunia. Sebelumnya juga sudah bekerja sama dengan Thailand melalui Bank of Thailand untuk melakukan kerja sama.

Menurut keterangan dari Bank Indonesia, nantinya QRIS akan menggandeng negara Singapura hingga negara Arab Saudi untuk melakukan pembayaran non tunai di negara-negara tersebut.

Diharapkan dengan adanya kerja sama antar negara di dunia, QRIS dapat berkembang hingga sampai ke pelosok dunia.

Hal ini juga nantinya akan memudahkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri baik yang sedang melakukan kunjungan wisata maupun kunjungan ibadah keagamaan.

“QRIS akan bisa digunakan di Negara Arab Saudi untuk menunjang pembayaran transaksi non tunai untuk para jemaah umroh atau haji Indonesia di di sana” pungkas Perry pada acara Webinar Hari Pelanggan Nasional 2021, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Inilah Tarif Bea Keluar CPO dan Turunannya 2021

QRIS Antarnegara Mulai Beroperasi, Hadiah Ulang Tahun Indonesia

QRIS Bank Indonesia

Tepat pada Hari Kemerdekaan, Bank Indonesia meluncurkan Standard Nasional Open API Pembayaran (SNAP) dan telah merilis pra-resmi QRIS antarnegara. Di Indonesia sendiri, pembayaran dengan menggunakan QR Code sudah dapat dilakukan melalui QRIS untuk bertransaksi non tunai antar bank di seluruh Indonesia.

“Dengan hadirnya QRIS memungkinkan transaksi antar koneksi bisa melalui satu pintu QR Code sehingga memudahkan para pelaku UMKM maupun konsumen bertransaksi dengan mudah dan nyaman.” ujar Rosmaya Hadi selaku Deputi Gubernur BI.

“Diharapkan dengan menggunakan QRIS ini masyarakat di seluruh Indonesia betul-betul merasakan dampaknya, akan menjadi sangat maju dalam perkembangan perekonomian di Indonesia. Setelah itu kita akan uji coba antarnegara untuk menjadikannya lebih maju” lanjutnya.

Jadi, baik penjual maupun pembeli antarnegara bisa melakukan dan menerima pembayaran secara non tunai melalui QR Code untuk lintas batas instan produk berupa barang dan jasa tanpa adanya halangan.

Selain Thailand, BI juga sudah menggarap project QRIS ini untuk bisa bekerjasama dengan Bank Negara Singapura dan Malaysia. Nantinya, untuk memperluas dan mengujicoba Standar nasional QR Code untuk kedua negara tersebut.

“Setelah Arab Saudi, Malaysia, dan juga Thailand kemudian juga Singapura. Target BI di tahun ini akan menargetkan sekitar 10 hingga 12 juta merchart di negara-negara tersebut untuk mendukung keberlanjutan proses transaksi dalam berbagai sinergi.” ujarnya pada saat Upacara Pembukaan JAKREATIFEST 2021 secara virtual, Senin lalu.

Inilah Tarif Bea Keluar CPO dan Turunannya 2021

Inilah Tarif Bea Keluar CPO dan Turunannya 2021

Pemerintah telah menetapkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 45 Tahun 2021 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

Peraturan ini telah dikeluarkan pada tangggal 28 Juli 2021 melalui Kementerian Perdagangan dan berlaku sejak 1 Agustus 2021 lalu. Baca disini: Link Permendag Nomor 45 Tahun 2021.

Dalam ketentuan tersebut harga Crude Palm Oil (CPO) yang direferensikan akan ditetapkan sebesar US$1.050/MT. Harga referensi tersebut menjadi pedoman untuk menentukan tarif Bea Keluar dan Tarif Pemungutan Ekspor untuk komoditi Kelapa Sawit, CPO, dan produk-produk turunan lainnya mulai periode 1 hingga 31 Agustus 2021.

Ketentuan itu juga mengatur daftar merek RBD Palm Olein dalam kemasan bermerek dengan berat Netto ≤ 30 (tiga puluh kilogram) dengan Pos Tarif ex 1511.90.36 meliputi merek luar negeri dan merek dalam negeri.

“Saat ini harga referensi CPO kembali mengalami peningkatan setelah bulan lalu menurun,” kata Plt Direktur Jenderal Perdagagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang dikutip dari siaran pers, Kamis, 2 September 2021.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan bahwa, harga referensi CPO pada periode September masih jauh melampaui threshold US$750/MT.

Kemudian dia menjelaskan BK CPO untuk bulan September 2021 yang merujuk pada Kolom 10 Lampiran I Huruf C di Peraturan Kementerian Keuangan (Permenkeu) Nomor 166/PMK.010/2020 sebesar USD 170/MT. Nilai itu berubah dari BK CPO untuk periode bulan Agustus 2021, yakni senilai USD 95/MT.

Harga Referensi Biji Kakao Periode Bulan September 2021

Harga referensi CPO Juli 2021

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada periode bulan September 2021 sebesar USD 2.518/MT meningkat 4,28 persen atau USD 100,40 dari bulan sebelumnya, yaitu sebesar USD 2.450/MT.

“Hal ini berdampak pada peningkatan HPE biji kakao pada bulan September 2021 menjadi USD 2.265/MT, meningkat sebesar 4,94 persen atau USD 99 dari periode sebelumnya, yaitu sebesar USD 2.08.

Baca juga artikel lainnya :

Hari Ini, Kamis 2 September 2021 Harga Emas 24 Karat Antam Turun

Adapun penetapan ini tercantum di dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 51 Tahun 2021 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

Di samping itu, ia pun menuturkan bahwa peningkatan harga referensi CPO dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi CPO namun produksi CPO global mengalami penurunan akibat pandemi virus COVID-19. Sementara itu, peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao sejalan dengan naiknya permintaan kakao dunia.

“Peningkatan ini tidak berdampak pada BK biji kakao, yaitu tetap 7%. Hal tersebut tercantum pada Kolom 2 Lampiran I Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 166/PMK.010/2020,” pungkasnya.

Indra juga menambahkan untuk HPE produk kulit dan kayu tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya. Begitu pula untuk BK komoditas produk kayu dan produk kulit.

Demikianlah informasi tentang Inilah Tarif Bea Keluar CPO dan Turunannya 2021. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Hari Ini, Kamis 2 September 2021 Harga Emas 24 Karat Antam Turun

Harga emas PT. ANTAM turun hari ini

PT. Aneka Tambang Tbk. pada hari ini Kamis (2/9/2021) mengungkapkan bahwa harga emas batangan 24 karat mengalami penurunan dibandingkan kemarin.

Menurut informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat ukuran 1 gram dijual senial Rp. 939.000 atau turun Rp. 2.000 dari posisi kemarin Rabu (1/9/2021).

Dan untuk harga emas satuan terkecil dengan ukuran 1/2 atau 0,5 gram dijual senilai Rp. 519.500 atau turun Rp. 1.000 dari harga kemarin.

Sementara lebih lanjut, untuk harga emas 24 karat dengan ukuran 5 gram pada hari ini dijual senilai Rp. 4.4470.000. Lebih lanjut emas batangan dengan satuan 10 gram dijual senilai Rp. 8.885.000

Harga emas untuk satuan 50 gram dijual senilai Rp. 44.095.000 sedangkan untuk satuan 100 gram bisa dijual senilai Rp. 88.112.000. Adapun untuk ukuran 1.000 gram dibanderol dengan harga Rp. 879.600.000.

Untuk saat ini, emas batangan Antam dengan cetakan 500 gram belum tersedia.

Sementara itu, harga jual atau buyback emas Antam berada per gramnya berada pada level Rp. 832.000, turun sebesar Rp. 2.000 dari harga kemarin Rabu (1/9/2021)

Harga jual kembali tersebut saat ini belum mempertimbangkan nilai pajak jika nominalnya bisa lebih dari Rp. 10.000.000

Harga Emas Antam Turun Lagi, Saatnya Investasi!

Harga Emas Antam hari Ini Kamis 2 September 2021 turun

Menurut PMK No. 34/PMK. 10/2017, penjualan kembali emaas batangan ke PT. Aneka Tambang Tbk. dengan nominal bisa lebih dari Rp. 10.000.000, dam dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (berlaku untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP).

PPh 22 tersebut atas teransaksi pembelian kembali (buyback) langsung dipotong dari nilai total buyback.

Baca juga: Pernyataan Sri Mulyani Soal Pemulihan Ekonomi RI, Malaysia dan Singapura Belum Pulih

Selanjutnya untuk pembelian emas batangan akan dikenakan biaya PPh 22 sebesar 0,45 persen (bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Sebagai catatan untuk setiap pembelian emas batangan harus disertai dengan bukti potongan PPh 22.

Sementara menurut harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX naik 0,11 persen menjadi US$1.818 per troy ons. Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot naik 0,01 persen ke US$1.814,08 per troy ons pada pagi ini.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra memperkirakan harga emas di pasar internasional akan menguat dengan bergerak di kisaran US$1.800 sampai US$1.830 per troy ons pada hari ini. Penguatan emas dipengaruhi oleh faktor teknikal.

Pasalnya, menurut Ariston, sebenarnya belum ada sentimen baru bagi pergerakan harga emas. Investor masih menanti data ekonomi AS untuk menggerakkan pasar, misalnya data ketenagakerjaan dan tunjangan pengangguran AS.

“Bila data menunjukkan kenaikan jumlah klaim yang artinya jumlah pengangguran bertambah, dolar AS berpeluang melemah dan harga emas menguat, dan sebaliknya,” kata Ariston kepada media terpercaya.

Sekian informasi yang telah kami bagikan pada situs https://best-bestwebhosting.com/. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Pernyataan Sri Mulyani Soal Pemulihan Ekonomi RI, Malaysia dan Singapura Belum Pulih

pemulihan ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa ekonomi Indonesia saat ini sudah membaik (rebound) dibandingkan tahun lalu yang mengalami kontraksi parah. Dia pun membandingkan negara tetangga seperti Malaysia hingga Singapura yang belum bernasib sama.

Pandemi Covid-19 menampar hampir semua negara di seluruh dunia karena ekonomi ikut terpuruk dan Indonesia merupakan salah satunya. Ekonomi RI pada kuartal II 2020 minus 5,32 persen atau menjadi yang terdalam sejak Pemerintahan BJ Habibie.

Kini, perlahan-lahan perekonomian Indonesia mulai bangkit. Ekonomi kuartal II 2021 melesat 7,07 persen secara tahunan (year on year). Namun, tidak semua negara yang sempat terkontraksi ekonominya, mengalami perbaikan (rebound) seperti Indonesia.

“Apakah dengan adanya kontraksi ekonomi menjamin rebound? Ternyata tidak. Lihat Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. GDP (produk domestik bruto) mereka di kuartal II 2021 belum bisa melewati kondisi sebelum Covid-19,” katanya dalam Pembukaan dan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) 2021 secara daring, Selasa (31/8) menurut sumber terpercaya.

Sementara Indonesia, menurut Sri Mulyani, sudah berhasil keluar dari jurang resesi pada kuartal II 2021 lalu yang positif 8,07 persen.

Sebelum krisis Covid-19 yaitu pada kuartal II 2019, PDB Indonesia di posisi Rp 2.835 triliun.
Pada kuartal II 2020, kontraksi sehingga PDB Indonesia hanya Rp 2.400 triliun, kini per kuartal II 2021 naik ke posisi Rp 2.873 triliun.

Pernyataan Sri Mulyani seperti ini menjadi trending topik di beberapa media. Apalagi Menteri Keuangan berbicara dalam konteks pembenahan ekonomi di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai mengendor.

Baca juga : Hari Ini, Kamis 2 September 2021 Harga Emas 24 Karat Antam Turun

Pernyataan Sri Mulyani Soal Pemulihan Ekonomi RI

pernyataan sri mulyani soal pemulihan ekonomi RI

Berdasarkan informasi dari situs yang terpercaya, Sri Mulyani menempati posisi teratas di daftar trending topik. Ia mengalahkan berita Taliban mengangkat peti mati untuk mengiringi kepergian tentara Amerika Serikat.

Sri Mulyani menambahkan bahwa keberhasilan Indonesia saat ini membalikkan keadaan karena APBN bekerja sangat fleksibel. Alokasi pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional yang semua dirancang di kisaran Rp 500 triliun, kini dilebarkan menjadi sekitar Rp 800 triliun.

“Ekonomi semester I ini kita sudah melewati fase resesi. Dan ke depannya ditentukan oleh kemampuan kita kendalikan COVID-19. Varian baru bisa berpotensi disrupsi, karena itu seluruh kebijakan harus adaptif dan fleksibel tapi harus ada arahan yang jelas untuk melindungi masyarakat,” ujarnya

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi juga mewaspadai pertumbuhan ekonomi kuartal III dan kuartal IV 2021 yang akan terdampak akibat kebijakan PPKM yang terus berlanjut. PPKM diberlakukan karena munculnya varian delta yang membuat kasus terus naik pada akhir Juli lalu.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 capai 7,07 persen, namun harus tetap waspada ekonomi di kuartal III dan kuartal IV 2021 akan alami dampak kebijakan PPKM yang kita lakukan,” kata Jokowi.