Mengagumkan! Pemuda Ini Gaungkan Potensi Wisata Indonesia hingga ke New York Times Square

Mengagumkan! Pemuda Ini Gaungkan Potensi Wisata Indonesia hingga ke New York Times Square

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah menggaungkan potensi pariwisata Tanah Air hingga ke manca negara. Salah satu upayanya ialah dengan cara mempromosikan 5 tempat destinasi super prioritas di Indonesia.

Lima destinasi wisata super prioritas tersebut mencakup Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Hal ini yang mendorong seorang pengusaha muda asal Surabaya yang bernama Zainal Hudha Purnama, untuk bergerak membangkitkan dan mengenalkan pariwisata yang ada di Indonesia menuju ke kancah dunia internasional.

Yudha mengenalkan Desa Mandiri Budaya Sabdodadi Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta di New York Times Square Amerika Serikat (AS) melalui perusahaan yang ia rintis yang bernama PT Trust Global Karya.

Yudha mengungkapkan bahwa salah satu visi perusahaannya itu ialah ingin selalu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di Indonesia. Selai dari pada itu juga, sekotro ekonomi kreatif dan pariwisata merupakan salah satu pilar yang harus menjadi suatu prioritas.

“Dukungan kami tentunya harus dimulai dari dasar terlebih dahulu, yakni melalui masyarakat desa. Untuk kali ini yang Viral Blast Global sudah mengenalkan Desa Mandiri Budaya Sabdodadi kepada masyarakat di seluruh penjuru internasional melalui papan reklame digital yang sangat terpopuler dan terkemuka di dunia yakni di Times Square Kota New York, Amerika Serikat,” jelas Yudha pada Kamis, 30 September 2021.

Baca Juga: World Bank Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI tahun 2021 Jadi 3,7 Persen

Desa Mandiri Budaya Sabdodadi, Yogyakarta, Go International

Desa Mandiri Budaya Sabdodadi, Yogyakarta, Go International

Dirinya juga mengaku, hal itu dilakukan karna dari pihaknya ingin agar masyarakat dunia mengenal salah satu potensi yang bersala dari Indonesia misalnya dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu sendiri.

Desa Mandiri Budaya Sabdodadi, yang di dalamnya terdapat upaya untuk mengaktualisasikan, mengembangkan potensi, dan juga mengkonversikan kekayaan pada potensi budaya yang di miliki oleh Indonesia.

“Di muali dari kegiatan-kegiatan seperti kesenian, adat istiadat, kesenian, sastra, aksara, permainan tradisional, pengobatan tradisional, kerajinan, tata ruang, hingga warisan budaya di Nusantara,” lanjutnya.

Tepat pada tanggal 7 Desember 2020, Kelurahan Sabdodadi sudah ditetapkan sebagai salah satu Desa Mandiri Budaya Tahun 2020 yang diberikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelum ditetapkan sebagai Desa Mandiri Budaya, Desa Sabdodadi pada mulanya sudah memiliki label atau branding dengan kelas internasional.

Untuk Kawasan Wisata Manding yang juga menawarkan aneka ragam kerajinan berbahan baku kulit yang saat ini nama brandnya sudah meroket hingga ke seluruh dunia.

Adapaun untuk para Kelompok Sadar Wisata atau yang sering disingkat dengan Pokdarwis yang terletak di wilayah Manding itu sudah memberikan kontribusi yang tinggi terhadap perkembangan dan kemajuan di kawasan Manding itu sendiri. Mandiri telah menjadi kawasan wisata belanja yang terdapat di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, dan kawasan ini telah nyata membawa dampak perekonomian yang terus meningkat terhadap Desa Sabdodabi.

“Kami berharap bahwa dengan terus berkembangnya perusahaan, mampu untuk terus memberikan dampak positif bagi sektor lain yang pastinya akan baik untuk pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia. Kami juga akan terus berkomiten dalam terus untuk ikut andil bangkitnya ekonomi Tanah Air,” jelasnya.