Bank Indonesia Tetapkan 6 Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berharap rencanan ide untuk pengoptimalan pemulihan ekonomi ini bisa segera diterapkan kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Seperti yang kita ketahui, seluruh dunia sedang mengalami krisi ekonomi dan salah satunya adalah Indonesia.

Perry Warjiyo juga telah mengadakan kunjungan pertemuan sebanyak 2 kali, dalam wacana membahas berbagai langkah mengembalikan ekonomi Indonesia yang stabil. Ditengah pandemi konferensi pers virtual hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis, 19 Agustus dalam durasi 3 jam 52 menit.

Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi Bank Indonesia

Berita Ekonomi Selanjutnya 5 Pelajaran Evergrande Tentang Ekonomi Tiongkok

6 Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi OLeh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Berikut ini adalah point dari hasil pertemuan yang sudah dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo:

  1. Strategi pertama adalah melanjutkan kebijakan nilai tukar rupiah dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar sesuai dengan fundamental dan mekanisme pasar.
  2. Kedua, terus memperkuat strategi operasi moneter untuk menjaga efektivitas stance kebijakan moneter yang akomodatif.
  3. Strategi ketiga adalah mendorong intermediasi melalui penguatan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK).
  4. Strategi keempat adalah mempercepat penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS, termasuk QRIS antar negara, dan mendorong implementasi National Open API Payment Standard (SNAP) untuk perluasan integrasi ekonomi dan keuangan digital.
  5. Strategi kelima adalah menjaga kelancaran dan keandalan sistem pembayaran serta mendukung program pemerintah melalui kerjasama digitalisasi bansos dan program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah.
  6. Strategi keenam, lanjut Perry, adalah memfasilitasi promosi perdagangan dan investasi serta terus mensosialisasikan penggunaan Local Currency Settlement (LCS) dalam hubungan dengan instansi terkait.

6 Strategi Dukung Pemulihan Ekonomi Bank Indonesia

Kondisi Indonesia saat ini sudah lebih longgar dari kasus Covid sebelumnya. Perry Warjiyo berharap agar pemerintah juga segera mendukung dan tidak ragu lagi untuk membuka sistem kerjasama perdagangan yang sangat besar dalam memberikan dampak pertumbuhan ekonomi.

“Pada Agustus dan September 2021, promosi investasi dan perdagangan akan dilakukan di Uni Emirat Arab, China, Australia, Swedia, Inggris, Singapura, dan Malaysia,” kata Gubernur Bank Indonesia. Dan berharap, setidaknya hingga akhir tahun desember ini, perdagangan bisa diperluas hingga ke 35 negara demi mencapai perhitungan pertumbuhan ekonomi yang ideal dan sejahtera.